Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 14:42 WIB
Banjir Kepung Dua Desa di Waled
Timbuktu Harthana | Glo | Kamis, 18 Maret 2010 | 10:32 WIB
|
Share:

CIREBON, KOMPAS.com - Lebih dari 400 rumah di dua desa di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, tergenang banjir akibat luapan air Sungai Ciberes, anak Sungai Cisanggarung, Rabu (17/3/2010) malam. Desa yang terendam adalah Desa Mekarsari dan Gunungsari.

Edi (37) warga blok Kliwon, Desa Mekarsari, Kecamatan Waled mengatakan, banjir terjadi mulai pukul 19.00 setelah hujan deras yang mengguyur sejak siang hari. Air terus naik sampai pukul 21.00 dengan ketinggian 70-100 centimeter. "Banjir sampai masuk ke halaman rumah tapi tidak sampai ke dalam rumah," ujar Edi.

Penyebab banjir diduga berasal dari air kiriman di hulu Sungai Cisanggarung dan pendangkalan di Sungai Ciberes yang penuh lumpur. Dugaan lainnya, kata sejumlah warga adalah tiang pancang jalan tol Kanci-Pejagan yang terpasang di tengah sungai, sehingga air mudah limpas saat intensitas hujan tinggi.

Sebelum ada jalan tol, kata Sukirman (40) warga blok Manis, Desa Mekarsari, tidak pernah banjir. Selama lima tahun terakhir, meski hujan deras, desa tak pernah kebanjiran. Tetapi dalam sebulan terakhir, telah terjadi tiga kali banjir, yaitu pertengahan Februari, awal Maret, dan hari ini yang ketiga.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini, tetapi warga merasa dirugikan. Terlebih lagi, bantuan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten sangat minim. Sekitar pukul 23.30, banjir sedikit demi sedikit mulai surut. Kerugian akibat banjir diperkirakan oleh perangkat desa mencapai Rp 200 juta.