Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 19:06 WIB
Suasana Nyepi di Kuta
Hotel Hanya Boleh Menyalakan Lampu Saat Makan Malam
Muhammad Hasanudin | hertanto | Selasa, 16 Maret 2010 | 13:03 WIB
|
Share:

Muhammad Hasanudin
Suasana gang Poppies kuta yang terkenal dengan penginapan murah meriahnya juga ikut lengang saat perayaan nyepi selasa(16/03/2010)

TERKAIT:

DENPASAR, KOMPAS.com — Selain warga Bali, Catur Brata Penyepian juga berlaku kepada wisatawan yang tengah berlibur di Kuta, khususnya yang menginap di hotel. Ada batasan-batasan bagi wisatawan yang harus dilakukan agar tidak mengganggu kelancaran Catur Brata Penyepian.

Selain tidak boleh beraktivitas di luar hotel, wisatawan juga dilarang membuat kebisingan di dalam hotel dan hanya boleh menggunakan lampu saat makan malam saja.

"Kami sudah memberi tahu tamu terkait pelaksanaan Nyepi dan mereka tidak keberatan,” ujar Ida Bagus Sedana Putra, food and beverage manager salah satu hotel berbintang di kawasan Kuta.

Berdasarkan pantauan Kompas.com dari pagi hingga siang hari, rata-rata para tamu memilih beraktivitas di kolam renang. Tak tampak kekecewaan di wajah mereka karena tidak bisa keluar hotel dan mereka justru antusias menikmati Nyepi di Bali.

"Enggak masalah dan saya senang ikut merayakan Nyepi,” ujar Ekayani, salah seorang pengunjung hotel.

Pihak desa adat Kuta telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada semua hotel untuk ikut menghormati Catur Brata Penyepian dan para pecalang akan melakukan kontrol rutin mulai pagi hingga malam hari. Jika ada yang melanggar, sanksinya hanya peringatan agar tidak melakukan aktivitas yang dilarang.

Kami sudah memberi tahu tamu terkait pelaksanaan Nyepi dan mereka tidak keberatan