Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 15:16 WIB
DKP Sulbar Jagokan UKM
Josephus Primus | primus | Selasa, 16 Maret 2010 | 02:17 WIB
|
Share:

MAMUJU, KOMPAS.com - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meningkatkan daya saing nelayan di wilayah itu dengan pemberdayaan usaha kecil dan menegah para nelayan. "DKP Sulbar bukan hanya mengutamakan peningkatan produksi nelayan namun juga peningkatakan daya saing nelayan melalui UKM," kata Kepala DKP Provinsi Sulbar, Haruna Hamal, di Mamuju, Senin (15/3/2010).
 
Ia mengatakan, pemerintah daerah ini sedang mengembangkan usaha pengolahan hasil laut nelayan yang tingkat produksinya sekitar  18.456 ton dengan pengolahan hasil produksi di atas kapal mereka. "Hasil pengolahan tangkapan nelayan di kapal tersebut kemudian disalurkan ke UKM yang dibangun nelayan melalui bantuan pemberdayaan ekonomi pesisir di wilayah itu melalui bantuan modal," katanya.
 
Menurut dia, program tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing nelayan di wilayah ini untuk meningkatkan pendapatan mereka, sehingga pemerintah juga telah mengupayakan sosialisasi untuk mensukseskan program pemberdayaan nelayan tersebut.
 
Ia mengatakan, dengan desain program seperti itu yakni pengolahan hasil laut tersebut sejumlah nelayan di wilayah ini, telah mampu membuat nelayan memberdayakan diri dengan melakukan usaha pengolahan hasil produksi tangkapan ikan mereka melalui UKM. "Para nelayan melakukan pengolahan kapal dengan menghasilkan komoditi makanan seperti abon yang sudah banyak dikembangkan masyarakat di wilayah ini yang jumlahnya mencapai lima unit," katanya.
 
Menurut dia, program pemberdayaan nelayan seperti ini  sudah mulai juga dikembangkan dari berbagai komoditi perikanan, karena selain hasil ikan laut juga dikembangkan pengolahan rumput laut. "Selain melakukan pengolahan terhadap hasil tangkapan ikan laut, para nelayan juga mengembangkan rumput laut, untuk menjadi usaha pembuatan selei yang kini dikembangkan salah satu UKM di wilayah ini," katanya.
 
Oleh karena itu, ia berharap agar para nelayan dapat mensukseskan program tersebut untuk meningkatkan pendapatannya dengan membangun usaha pengolahan perikanan melalui UKM.

Sumber :
ANT