Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 04:49 WIB
Sebulan, Imigrasi Jambi Terbitkan 300 Paspor TKI
Josephus Primus | primus | Selasa, 16 Maret 2010 | 01:46 WIB
|
Share:

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Seorang tenaga kerja yang baru pulang dari Malaysia memegang paspornya sebelum diperiksa petugas imigrasi di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

JAMBI, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Jambi sejak dua bulan terakhir menerbitkan rata-tara 300 paspor untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) tujuan Malaysia atau meningkat tajam dibanding bulan-bulan sebelumnya.
    
Kepala kantor Imigrasi Jambi Agus Mustari di Jambi, Senin (15/3/2010) mengatakan, jumlah tenaga kerja Indonesia yang ingin mengadu nasib di luar negri, terutama Malaysia terus meningkat. "Imigrasi Jambi yang tiap bulannya rata-rata hanya menerbitkan 50 paspor TKI, namun sejak dua bulan terakhir meningkat tajam mencapai 300 orang/bulan, dan sebagian besar berasal dari Kabupaten Kerinci," katanya.
    
Ia menyebutkan, 80 persen TKI tersebut berasal dari kabupaten paling barat Provinsi Jambi, yakni Kabupaten Kerinci bekerja di Malaysia di perusahaan perkebunan dan pembantu rumah tangga.
    
TKI yang diterbitkan paspor itu adalah TKI legal, karena mereka berangkat dan mengurus dokumen luar negri melalui perusahaan pengerah jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI).
    
Sepanjang TKI itu mengurus paspor lewat PJTKI menunjukkan mereka legal, dan pihak imigrasi akan melayani sesuai aturan yang berlaku. Namun bila datang sendiri-sendiri untuk menjadi TKI tidak akan dilayani," katanya.
    
Dalam keterangan terpisah Kabag Humas Kabupaten Kerinci Amnri Swarta  mengakui, Malaysia masih menjadi sasaran utama warga di daerahnya untuk mengadu nasib, mengingat kian sempitnya lahan untuk digarap dan minimnya lapangan kerja.
    
Dari luas wilayah Kabupaten Kerinci keseluruhan 191.822 Ha (50,37 persen) merupakan wilayah taman nasional Kerinci Seblat (TNKS), hanya sekitar 189.27 Ha (49,63 persen) yang merupakan areal penggunaan lain seperti, kawasan hunian, hutan konservasi dan lahan pertanian serta perkebunan.
    
Wilayah Kabupaten Kerinci merupakan daerah pegunungan yang membentang dari Gunung Kerinci sampai Gunung Raya, sebagian besar (98,44 persen) berada pada ketinggian 500 m - 3.805 m dpl merupakan bagian dari Bukit Barisan. "Karena sempitnya lahan garapan, dan minimnya lapangan pekerjaan, warga di Kabupaten Kerinci lebih memilih menjadi TKI, maka tidak heran di Provinsi Jambi, warga kabupaten tersebut paling banyak penyumbang devisa lewat TKI," kata Amri Swarta.

Sumber :
ANT