Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Februari 2012 | 16:09 WIB
Indonesia Punya 5,4 Juta Anak Telantar
| Abi | Minggu, 14 Maret 2010 | 13:38 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Caroline Damanik
Anak jalanan di kawasan perempatan RS Fatmawati mengaku tak tahu rencana razia pemeriksaan dubur dan penyakit AIDS yang akan digelar hari ini, Kamis (21/1/2010).

MATARAM, KOMPAS.com — Menteri Sosial Salim Segaf Al'Jufrie menyatakan, anak telantar di Indonesia yang usianya di bawah 18 tahun terus bertambah dan kini jumlahnya mencapai 5,4 juta. "Tingkat pertumbuhan anak-anak telantar itu jelas tidak sehat karena tidak di rumah dan kurang mendapat perlindungan, seperti akses belajar dan kesehatan," kata Salim dalam pertemuan silaturahim di Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (14/3/2010).
     
Ia mengatakan, dari 5,4 juta anak telantar itu, sebanyak 232.000 di antaranya merupakan anak jalanan yang terbagi atas tiga kelompok, yakni kelompok anak-anak yang seluruh hidupnya di jalan, kelompok anak yang 4-5 jam di jalanan, dan kelompok anak yang mendekati jalanan.
     
"Khusus di Jakarta, jumlah anak jalanan mencapai 12.000 orang, sesuai hasil pendataan dinas sosial setempat. Kalau di daerah lain, seperti NTB, juga cukup banyak, tapi saya tidak ingat datanya," ujarnya.
     
Mensos Kabinet Indonesia Bersatu II itu juga mengungkapkan, jumlah penyandang cacat di Indonesia mencapai 1,6 juta orang, termasuk penyandang cacat berat (kesulitan bergerak) yang mencapai 163.000 orang.

Sumber :
ANT