Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 23:47 WIB
Awas, Saat UN Siswa Dilarang Bawa HP
| hertanto | Jumat, 12 Maret 2010 | 09:37 WIB
|
Share:

JAMBI, KOMPAS.com — Siswa yang akan mengikuti ujian nasional atau UN SMA 2010 mulai 22 Maret dilarang membawa telepon genggam atau handphone.

”Larangan ini kami berikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Keberadaan telepon genggam justru akan mengganggu konsentrasi siswa saat mengerjakan soal UN,” ujar Ketua Tim Pelaksanaan UN tingkat SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi Jaharuddin saat ditemui di Jambi, Jumat (12/3/2010).

Menurut Jaharuddin, pada tahun sebelumnya, pelarangan membawa telepon genggam juga telah diberlakukan, tetapi tahun ini akan lebih diperketat lagi.

Selain dilarang membawa telepon genggam, siswa juga tidak diperbolehkan membawa berbagai bentuk catatan atau barang apa pun, selain alat-alat untuk mengerjakan soal UN.

Untuk itu, Disdik Kota Jambi jauh hari telah mengimbau semua guru di SMA untuk menyosialisasikan hal tersebut kepada siswanya yang akan mengikuti UN.

Saat pelaksanaan UN, ungkap dia, terlebih dahulu akan dilakukan pengecekan. Setiap siswa yang diketahui membawa telepon genggam ataupun catatan terlebih dahulu harus dikumpulkan kepada panitia penyelenggara UN. Barang milik siswa akan kembali diserahkan kepada siswa seusai seluruh tahapan UN selesai diikuti.

”Jika diketahui ada yang melanggar, akan dikenai sanksi sesuai aturan. Bisa saja keikutsertaan siswa bersangkutan didiskualifikasi atau dibatalkan dan dianggap gugur,” katanya.

Pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat di Kota Jambi akan digelar serentak mulai 22 Maret 2010 di 15 SMU/SMK negeri, 38 SMU/SMK swasta, dan 16 madrasah aliyah negeri/swasta.

Jumlah peserta UN SMA di Kota Jambi mencapai 9.247 siswa. Jumlah tersebut menurun dibandingkan peserta tahun lalu yang mencapai 9.786 siswa.

Pada pelaksanaan UN kali ini, Dispendik Kota Jambi menargetkan tingkat kelulusan 100 persen dengan nilai minimal untuk lulus adalah 5,50.

Pada pelaksanaan UN tingkat SMA tahun 2009, tingkat kelulusan mencapai 92,7 persen. Angka tersebut meningkat 7 persen dibandingkan hasil UN pada 2008.

Bisa saja keikutsertaan siswa bersangkutan didiskualifikasi atau dibatalkan dan dianggap gugur
Sumber :
ANT