BENGKULU, KOMPAS.com — Pencarian terhadap 10 anak buah kapal KM Usaha Muda I yang tenggelam di perairan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Senin (8/3), kembali dilanjutkan Jumat (12/3/2010) ini.
”Kami kembali menyisir perairan pantai barat hari ini untuk mencari 10 ABK yang masih hilang karena kemarin masih menunggu suplai bahan bakar minyak,” kata Komandan Kapal AL Ratu Samban Lettu Laut (P) Nano Harsono, Jumat.
Sebelumnya, pencarian terhadap 10 ABK, termasuk nakhoda kapal tersebut, menggunakan KAL Enggano, tetapi hari ini diganti dengan KAL Ratu Samban. Ia mengatakan, meski pencarian 10 ABK terkendala cuaca buruk, yakni ombak tinggi, angin kencang, dan badai, pihaknya akan tetap menyisir pantai barat hingga 15 mil laut.
”Kami tetap mencoba menyisir hingga 15 mil laut meski posisi tenggelamnya kapal diperkirakan hanya 6 mil laut,” ungkapnya. Selain terkendala cuaca, kondisi bangkai kapal yang tidak kelihatan lagi di permukaan laut juga menambah kesulitan pencarian 10 ABK, termasuk nakhoda yang tenggelam pada Senin (8/3) pukul 19.15 WIB di perairan Ipuh itu.
Sejak melakukan pencarian pada Rabu (10/3) dini hari, KAL Enggano berhasil menemukan dua korban selamat, yakni Anto (24) dan Panji (27). Mereka ditemukan dalam kondisi lemah sehingga harus dibawa ke Bengkulu untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya sehingga pencarian untuk sementara terpaksa dihentikan.
”Hari ini kami kembali menyisir untuk melakukan pencarian dan kami terus melakukan kontak dengan pos pengamatan AL yang ada di titik Putri Hijau, Ipuh, dan Teramang,” katanya.


