Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 07:54 WIB
Hari Kelima, Tim Ekspedisi Susuri Musi Sejauh 103 Kilometer
Helena Fransisca | wsn | Jumat, 12 Maret 2010 | 07:55 WIB
|
Share:

Kompas/Wisnu Widiantoron
Tebing-tebing curam dan hutan yang lebat mengapit Sungai Musi yang mengalir antara Pendopo Lintang - Tebing Tinggi, Sumatera Selatan, Kamis (18/2). Di rute tersebut terdapat jeram-jeram berbahaya untuk dilalui.

SEKAYU, KOMPAS.com - Memasuki etape kelima, Jumat (12/3/2010), tim ekspedisi Kompas "Jelajah Musi 2010" akan menyusuri sungai Musi dari Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin ke Rantau Bayur di Kabupaten Musi Banyuasin sejauh 103 kilometer.

Dari titik Sekayu sampai dengan Rantau Bayur, tim masih akan menemui titik-titik penambangan pasir di sungai, perkebunan karet, serta satu sub DAS Musi Batangharileko.

Tim juga masih akan memantau bekas-bekas banjir air Musi di kanan kiri sungai serta perkebunan rakyat. Selain itu, tim juga akan mampir ke Teluk Kijing Kecamatan Lais, Musi Banyuasin. Di sana juga ada satu situs peninggalan Kerajaan Sriwijaya. (HLN/MZW/ONI)