KOMPAS.com - Peringatan Hari Bumi Sedunia tiap 22 April selalu menjadi momentum bagi umat manusia akan kesadaran bahwa Bumi adalah milik semua. Tanpa memandang ras, jender, serta geografi dan pendapatan, segenap umat manusia punya hak sama untuk sehat dalam lingkungan nyaman dan terawat.
Pesan semacam itulah yang mengemukan Rabu lalu saat pengumuman gelaran Hijau Kotaku. Memang, acara berisikan mulai dari pameran edukatif dan informatif, bazar keluarga hingga pertunjukan seni bakal terealisasi sejak Kamis (22/4/2010) sampai dengan Minggu (25/4/2010). Namun demikian, sebagaimana diungkapkan penyelenggara, gaungnya mesti bergema sejak awal. Kelak, seluruh kegiatan akan berpusat di Taman Parkir Timur Senayan Jakarta.
Sesuai jadwal, Hijau Kotaku akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. Pergelaran ini pun didukung oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan, Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta, Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kebersihan, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pihak swasta.
Beberapa kegiatan yang patut menjadi catatan adalah kampanye informatif mulai Jumat (19/3/2010) sampai dengan Minggu (11/4/2010). Pelaksanaan akan serentak di pusat-pusat perbelanjaan Ibu Kota. Bentuknya, penyebaran brosur dan pembagian bibit pohon.
Simbolis
Acara inti Hijau Kotaku pada tanggal sebagaimana disebutkan di atas berisi, antara lain pemberian penghargaan berupa plakat kepada para pelaku lingkungan hidup termasuk pemberian bibit pohon secara simbolis kepada beberapa LSM dan organisasi masyarakat (ormas).
Sementara, dalam waktu bersamaan, di pusat keramaian tersebut tersedia gerai pendukung yang menghadirkan produk-produk ramah lingkungan siap pakai, produk-produk masa kini dan masa depan yang turut mendukung pengurangan pemanasan global, baik berupa produk rumah tangga maupun industri besar. Akan ada pula pameran foto lingkungan hidup.
Berikutnya, di bagian food hall, bakal ada kewajiban penggunaan wadah alami ramah lingkungan semacam daun pisang sebagai pembungkus makanan.
Di wahana hiburan, khususnya untuk keluarga, ada hiburan bebas bertema penghijauan. Pendongeng PM Toh akan ikut mengisi acara selain pemutaran film bertema lingkungan hidup.
Tak cuma itu, workshop mengenai lingkungan hidup diwujudkan dua hari pada 23-24 April 2010. Acara ini menghadirkan pembicara-pembicara ahli.
Juga, sepeda santai, pada Minggu (25/4/2010), merupakan kegiatan yang dianjurkan untuk diikuti. Rute sepeda santai diawali dari Parkir Timur Senayan menuju Sudirman dan Thamrin serta kembali ke Parkir Timur Senayan lagi. Tiap peserta sepeda santai wajib mendaftar terlebih dahulu. Biayanya Rp 25.000 per orang.
Kegiatan yang patut disimak pada hari Minggu itu adalah pembagian satu juta bibit pohon secara simbolis. Pendistribusiannya adalah sekitar 700.000 bibit kepada LSM. 275.000 bibit kepada ormas, 25.000 bibit kepada masyarakat umum, 16.000 bibit pohon akan dibagikan pada saat kampanye awal dan 9.000 bibit pohon yang akan juga dibagikan kepada pengunjung selama selama berlangsung.
Seluruh kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 – 21.00 WIB setiap harinya. Akhirnya, pada website www.hijaukotaku.com seluruh info kegiatan dapat diperoleh.
