DENPASAR, KOMPAS.com — Dua peleton aparat Dalmas Poltabes Denpasar disiagakan di dua kantor Blue Bird di Jalan Sesetan dan Jimbaran, Bali, untuk mengantisipasi aksi anarkis sopir taksi, seperti yang terjadi pada unjuk rasa lalu. ”Kami lakukan antisipasi dan jika ada aksi anarkis langsung kami amankan,” ujar Komisaris Nyoman Sebudi, Kasat Samapta Poltabes Denpasar.
Aparat Dalmas sudah disiagakan sejak pagi tadi saat dimulainya unjuk rasa 1.000 sopir taksi. Para pengunjuk rasa ini menolak penambahan armada Blue Bird yang dikhawatirkan akan mengurangi penumpang taksi mereka.
Saat ini mereka masih menunggu hasil keputusan rapat di Kantor Gubernur Bali dan situasinya semakin memanas karena mereka telah menunggu sekitar dua jam, tetapi belum ada keputusan. Dalam unjuk rasa ini, Komisaris Nyoman Sebudi mengamankan sebuah meriam bambu yang dibawa para pengunjuk rasa dan sempat diledakkan sekali.


