DENPASAR, KOMPAS.com — Sekitar 1.000 sopir taksi anggota Paguyuban Jasa Wisata Bali atau PJWB mendatangi Kantor DPRD Bali untuk menyampaikan tuntutan pencabutan izin operasional 250 tambahan taksi Blue Bird.
Dengan membawa spanduk bertuliskan ”Usir Blue Bird dari Bali”, para pengunjuk rasa berorasi di halaman depan DPRD Bali yang dijaga petugas gabungan Poltabes Denpasar dan Polda Bali.
”Kami memperjuangkan perut kami. Kami memperjuangkan keberadaan Bali,” ucap Gusti Ngurah Nyoman Oka Daging, humas PJWB.
Dalam orasinya, mereka juga menghujat anggota DPRD Bali yang menemui mereka dengan menyebut anggota DPRD bohong, plinplan, dan tidak tegas terhadap kebijakan soal Blue Bird.
