JAKARTA, KOMPAS.com — Belum ada kepastian mengenai rencana pengambilan tiga jenazah tersangka teroris yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang, kemarin.
Hingga Rabu (10/3/2010) pukul 18.00 WIB, masih belum ada keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit Polri RS Sukanto mengenai kapan jenazah Dulmatin dan kedua pengawalnya akan diambil.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com, pengamanan di sekitar Instalasi Forensik RS Sukanto sudah lebih longgar. Hanya ada empat polisi yang terlihat berjaga-jaga di depan pintu Instalasi Forensik. Meski demikian, garis polisi masih tetap dipasang di depan ruang forensik.
Tak seperti kemarin, hari ini tidak ada warga yang turut menunggu kabar mengenai jenazah ketiga teroris. Bahkan, hanya ada sekitar 15 orang wartawan yang menunggu di sekitar Instalasi Forensik.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri telah mengumumkan secara resmi identitas ketiga jenazah yang berhasil ditembak oleh Densus 88 Antiteror di Pamulang. Pengumuman identitas ketiga jenazah dilakukan saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu siang.
