Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 18:19 WIB
Jelajah Musi 2010
Erosi di DAS Musi
| ksp | Selasa, 9 Maret 2010 | 15:40 WIB
|
Share:

SRIWIJAYA POST/AHMAD FAROZI
Tidak hanya bencana banjir seperti ini yang ditimbulkan Sungai Musi. Sungai sepanjang 720 km ini lebih menjadi urat nadi dan sumber kehidupan bagi penduduk sekitarnya. Untuk itu, Harian Kompas akan menggelar ekspedisi menyusuri Musi sejak Senin (8/3) hingga Senin (15/3/2010).

TERKAIT:

MUSIRAWAS, KOMPAS.com - Erosi akibat hantaman arus deras terjadi di banyak lokasi, di sepanjang Daerah Aliran Sungai Musi di Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan.

Kerusakan itu, sebagaimana yg terpantau oleh tim Jelajah Musi 2010, Selasa (9/3), terjadi terutama akibat banjir besar yg terjadi pada pertengahan hingga akhir Februari lalu. Tebing sungai yg tergerus, menyebabkan alur Sungai Musi menjadi semakin lebar.

Antara Tebing Tinggi dan Desa Pangkalan Tarun di kawasan Jayaloka, Musirawas. Alur Musi yg di sebaian besar rata-rata 40-50 meter, di beberapa lokasi melebar menjadi hingga 100 meter.

Selain erosi, banjir menyebabkan pohon-pohon besar dan kecil tumbang. Sebagian pohon kecil lainnya roboh dan berganti posisi menjadi miring. Besarnya banjir Februari lalu terlihat pula dari banyaknya sampah plastik yg tersangkut di pepohonan sepanjang tepi sungai hingga ketinggian 5 meter dari permukaan sungai saat ini. (Agus Mulyadi/KOMPAS)