Kamis, 24 April 2014

News / Regional

Muaradua Gempar Ada Kambing Beranak Manusia

Minggu, 7 Maret 2010 | 08:24 WIB

Baca juga

MUARADUA, KOMPAS.com — Seekor kambing melahirkan anak kembar berwujud manusia di Desa Srimenanti, Karet, Kecamatan Buay Pemaca, Ogan Komering Ulu Selatan. Peristiwa langka itu membuat heboh warga Muaradua sehingga berdatangan untuk menyaksikannya.

Kambing tersebut milik Rasyid (40), penjaga kebun kopi milik Angga (25). Kambing melahirkan di dalam kandang di belakang pondok tempat tinggal Pardi, Jumat (5/3/2010) pukul 15.00. Tak seperti umumnya, anak kambing itu identik dengan wujud bayi manusia. Panjang tubuhnya sekitar 30 cm. Kepalanya seukuran kepalan tangan orang dewasa, berbentuk lonjong dengan hidung dan mulut mirip manusia.

Uniknya lagi, kulit tubuhnya juga mirip manusia bewarna putih kemerahan tanpa bulu. Pusarnya juga mirip bayi manusia. Yang tidak mirip organ manusia adalah kakinya yang berjumlah empat dan telinganya yang panjang.

Rasyid tentu saja kaget melihat proses kelahiran itu dan langsung memanggil Angga. Momen itu lantas direkam dengan video ponsel dan difoto. Sayang, tidak sampai setengah jam setelah kelahiran, dua anak kambing berwujud manusia itu mati. “Saya kaget waktu melihat anak yang pertama keluar karena tidak ada bulu. Pas yang kedua keluar juga, tambah kaget. Saya lihat lagi dan bersihkan dari perut ke atas mirip bayi orang. Yang pertama lahir ukurannya lebih besar,” kata Rasyid.

Informasi langsung menyebar. Warga Desa Srimenanti dan sekitarnya berduyun-duyun datang menyaksikan keanehan itu, termasuk dari Muaradua yang jaraknya setengah jam perjalanan ke desa. Mereka terheran-heran melihat dua anak kambing kembar mirip manusia itu.

"Entah dari mana datang mereka, banyak yang ke sini. Kebun ini sampai penuh orang. Anak kambing itu jenis kelaminnya laki-laki,” ujar Rasyid.

Misteri anak kambing mirip manusia itu jadi bahan perbincangan hangat. Ada yang meyakini bahwa kambing itu lahir akibat ulah orang yang mengidap kelainan seksual. Beberapa malah menghubungkannya dengan isu kiamat tahun 2012.

"Saya dapat cerita kambing beranak manusia. Tentu saja kaget dan tak langsung percaya. Setelah melihat sendiri, ternyata memang mirip bayi orang. Ini sangat aneh dan baru kali ini terjadi di sini,” kata Ijal Halom (34), warga Pasar Ilir Muaradua yang datang bersama rekan-rekannya.

Rasyid mengatakan, induk kambing itu dibelinya sebulan lalu dalam keadaan sudah hamil seharga Rp 900.000 bersama dua kambing lainnya. Yang satu jantan dan satunya lagi betina.

Kambing dipelihara seperti biasa. Tidak ada perlakuan khusus. Kambing dilepas mencari makan di sekitar kebun kopi. Kandangnya berupa bangunan reot dari papan beratapkan seng. Betina yang satu melahirkan satu anak, Kamis (4/3/2010), dan tidak ada yang aneh. Pada Jumat, giliran betina yang lain melahirkan dua anak mirip manusia itu. “Saya tidak punya firasat atau mimpi yang aneh-aneh. Pikiran saya waktu itu gembira karena ternak kambing bisa berhasil,” ujar Rasyid.

Dia mengaku masih beruntung karena induknya tidak mati. Sementara itu, dua anaknya tidak langsung mengubur anak kambing kembar itu setelah kelahiran karena meyakini masih banyak warga yang hendak melihatnya. Benar saja. Pada Sabtu (6/3/2010), semakin banyak warga yang datang. Sekitar pukul 09.00, barulah dua anak kambing itu dikubur di kebun. (ahf)


Editor : Abi
Sumber: