JAKARTA, KOMPAS.com — Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri diakui Kabareskrim Komjen Ito Sumardi tak lagi berada di bawah komandonya. Hal itu dikemukakan Ito kala menjawab pertanyaan Komisi III DPR terkait kasus pajak pertambangan di Tual, Maluku Utara, yang diduga melibatkan satuan Densus 88.
"Itu bukan Densus, tapi Sub Pamdal. Kalau Densus enggak sembarang mengurusi sesuatu operasi," katanya, di ruang Komisi III DPR, Jakarta, Senin (1/3/2010).
"Densus itu tugasnya menangani operasi tertentu. Dan itu langsung atas perintah Kapolri," tandasnya. (Persda Network/Roy)
