Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 18:09 WIB
4.000 Petani Tembakau Akan Menyerbu Jakarta
| bnj | Minggu, 28 Februari 2010 | 17:34 WIB
|
Share:

LUCKY PRANSISKA
Ilustrasi

TERKAIT:

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Sekitar 4.000 petani tembakau dari sejumlah kabupaten di Jawa Tengah menggunakan 73 bus, Minggu (28/2/2010) berangkat ke Jakarta untuk berunjuk rasa.

Mereka sepakat menolak rancangan peraturan perundangan (RPP) tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jateng, Nurtantio Wisnu Brata mengatakan, petani yang berangkat ke Jakarta tersebut, dari Klaten tujuh bus, Kendal empat bus, Wonosobo enam bus, Magelang empat bus, Boyolali dua bus, dan Temanggung 50 bus.

"Kami akan berunjuk rasa menentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan di DPR RI, sebagian peserta juga akan melakukan unjuk rasa di Kementerian Kesehatan dan Kementerian Hukum dan HAM," katanya.

Sebenarnya petani yang mau berangkat ke Jakarta lebih banyak dari jumlah tersebut, sedikitnya 120 bus yang telah mendaftar sebagai peserta, namun hanya dibatasi 70-an bus karena keterbatasan dalam hal kontrol dan pengamanan.

Ia mengatakan, untuk ongkos ke Jakarta para petani secara swadaya melakukan iuran. "Dalam demo ini kami tidak membayari mereka, tetapi secara sukarela petani beriuran untuk berangkat ke Jakarta yang bersarannya bervariasi," katanya.

Saat tiba di Jakarta, petani akan transit di Masjid Istiqlal. Setelah itu peserta demo akan dipecah menjadi dua titik.

Sekitar lima bus berangkat ke Kementerian Kesehatan dan Kementerian Hukum dan HAM, sedangkan peserta dalam jumlah besar berangkat ke DPR RI.

Sumber :
ANT