Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 01:08 WIB
PMI Kirim Kendaraan Amfibi untuk Bantu Korban Longsor
| made | Rabu, 24 Februari 2010 | 20:44 WIB
|
Share:
KOMPAS Images/KRISTIANTO PURNOMO Petugas melakukan evakuasi korban bencana tanah longsor di kawasan Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/2/2010). Akibat peristiwa ini sedikitnya 43 orang meninggal dan 28 bangunan tertimbun tanah longsor. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com — Palang Merah Indonesia telah mengirimkan kendaraan amfibi untuk membantu proses evakuasi korban bencana longsor yang terjadi di Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Wakil Sekretaris PMI Provinsi Jawa Barat Deni Cendrasah, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/2/2010), menyebutkan bahwa PMI telah memberangkatkan 30 personel Satuan Siaga Bencana yang membawa bantuan sekitar 500 selimut dan 500 perlengkapan hygiene kit untuk korban longsor. Selain itu, PMI sejak Selasa (23/2/2010) malam telah mengerahkan satu kendaraan amfibi Hagglunds.

PMI Pusat juga telah mengerahkan dua helikopter, antara lain karena jalur medan menuju lokasi longsor dinilai cukup berat. Selain itu, sebagian jalan di jalur medan tersebut tertimbun tanah longsor dan bebatuan yang juga menghambat mobilisasi untuk evakuasi.

Sepanjang operasi penyelamatan, PMI akan mengoperasionalkan 1 helikopter khusus untuk membantu pencarian korban dan penyelamatan korban longsor yang terluka. Adapun helikopter PMI tersebut akan dimobilisasi dari Lapangan Upakarti Pemkab Bandung di Soreang untuk diberangkatkan menuju ke lokasi longsor, Ciwidey.

Sementara itu, PMI Kabupaten Bandung juga telah membuka layanan Pemulihan Hubungan Keluarga atau Restoring Family Links (RFL). PMI membuka layanan RFL ini untuk membantu warga Ciwidey mencari anggota keluarga yang belum ditemukan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban longsor di Pasirjambu, Kabupaten Bandung, yang telah ditemukan dalam keadaan meninggal adalah 16 korban. 

PMI telah memberangkatkan 30 personel Satuan Siaga Bencana yang membawa bantuan sekitar 500 selimut.
Sumber :
Antara