SOREANG, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah Soreang sampai saat ini telah merawat dua korban luka akibat bencana longsor di Perkebunan Teh Dewata, Kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung.
Dua korban luka tersebut adalah Cucun, perempuan berusia 47 tahun dan Hae Jaelani, pria berusia 30 tahun. Mereka tiba di RSUD pada Rabu sore ini untuk mendapatkan perawatan. Kepala Humas RSUD Soreang, Mahendrawan menjelaskan dua pasien itu dirawat karena menderita patah tulang.
Hae mengalami luka patah pada tangan kanan serta memar pada dua kakinya. Sedangkan Cucun hanya menderita patah tulang jari. Untuk mengantisipasi korban longsor Pasir Jambu, pihak RSUD Soreang telah menyiapkan ruang perawatan khusus di Instalasi Gawat Darurat.
"Ada 30 velbed yang disiapkan selain kami juga menyiapkan tenaga dokter dan perawat," ujar Mahendrawan kepada Kompas.com. Pihak RSUD, lanjutnya, hanya akan menerima korban hidup yang mengalami luka atau sakit. Sedangkan korban tewas langsung ditangani oleh pihak SAR dan dikembalikan pada keluarga masing-masing.

