Kristianto Purnomo | fikri | Rabu, 24 Februari 2010 | 17:55 WIB
|
Share:
KRISTIANTO PURNOMO
Petugas mengevakuasi korban bencana tanah longsor di kawasan Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/2/2010). Akibat peristiwa ini sedikitnya 43 orang meninggal dan 28 bangunan tertimbun tanah longsor. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
KRISTIANTO PURNOMO
Petugas melakukan evakuasi korban bencana tanah longsor di kawasan Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/2/2010). Akibat peristiwa ini sedikitnya 43 orang meninggal dan 28 bangunan tertimbun tanah longsor. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
KRISTIANTO PURNOMO
Petugas dan warga mencari korban yang tertimbun tanah longsor di kawasan Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/2/2010). Akibat peristiwa ini sedikitnya 43 orang meninggal dan 28 bangunan tertimbun tanah longsor. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
KRISTIANTO PURNOMO
Warga mencari keluarga mereka yang tertimbun tanah longsor di kawasan Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/2/2010). Akibat peristiwa ini sedikitnya 43 orang meninggal dan 28 bangunan tertimbun tanah longsor. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
BANDUNG, KOMPAS.com — Petugas terus berupaya melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di kawasan Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/2/2010). Akibat peristiwa ini sedikitnya 43 orang meninggal dan 28 bangunan tertimbun tanah longsor.
Hingga saat ini, sebanyak 1.025 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban tanah longsor. Medan yang berat dan cuaca buruk merupakan kendala yang dihadapi tim SAR dalam melakukan evakuasi. "Medannya sulit dijangkau kendaraan, Mas, apalagi hujan begini," ujar Aep, anggota Basarnas. FIA