Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 01:00 WIB
Terbaik, Polres Surabaya Selatan dapat Penghargaan
Afrizal Akbar | hertanto | Rabu, 17 Februari 2010 | 11:50 WIB
|
Share:

SURABAYA, KOMPAS.com - Atas prestasi yang diraih dalam mengungkap 52 kasus curat, curas, dan curanmor, Polresta Surabaya Selatan hari ini, Rabu (17/2/2010), mendapatkan penghargaan rompi kuning dari Polwiltabes Surabaya sebagai polres terbaik.

Pemberian penghargaan diberikan langsung oleh Waka Polwiltabes Surabaya Kompol Setija Junianta di halaman Mapolwiltabes Surabaya.

"Penghargaan ini kami berikan pada Polres dan Polsek di jajaran Polwiltabes Surabaya berdasarkan hasil ungkap selama bulan Januari 2010. Untuk yang terbaik mendapatkan rompi berwarna kuning, sedangkan yang terjelek mendapatkan rompi hitam," ujar Setija Junita saat dimintai konfirmasi di kantornya.

Penghargaan terbaik juga diberikan kepada Unit I Satuan Reserse Narkoba Polwiltabes Surabaya yang telah mampu mengungkap kasus narkoba dengan jumlah barang bukti 291.503 selama Januari.

Untuk Polsek tipe A terbaik diraih Polsek Sukodono yang telah berhasil menurunkan angka kriminal hingga 65,22 persen. Sedangkan Polsek tipe A terjelek diraih Polsek Genteng karena gagal menurunkan angka kriminal, bahkan mengalami peningkatan hingga 40,48 persen.

Lalu untuk Polsek tipe A terbaik lainnya dalam kategori peningkatan penyelesaian perkara diperoleh Polsek Sawahan dengan peningkatan hingga 13,50 persen. Sementara yang terjelek adalah Polsek Pabean Cantikan yang telah gagal meningkatkan penyelesaian perkara, bahkan justru turun hingga 88,23 persen.

Untuk Polsek tipe B terbaik adalah Polsek Tulangan yang mampu menurunkan angka kriminalitas hingga 58,33 persen. Sedangkan Polsek tipe B yang terburuk adalah Polsek Gayungan yang gagal menurunkan angka kriminal, bahkan naik hingga 88,23 persen.

Untuk kategori peningkatan penyelesaian perkara pada Polsek tipe B didapat Polsek Karang Pilang yang mampu menaikkan hingga 24,25 persen dan terjelek diraih Polsek Benowo yang turun hingga 70 persen.

Untuk Polsek tipe C terbaik diraih Polsek Tambak Polres Gresik kategori penurunan kriminalitas hingga 100 persen. Lalu terjelek adalah Polsek Wringin Anom Polres Gresik yang gagal menurunkan angka kriminalitas, bahkan naik hingga 88,23 persen.

Untuk kategori peningkatan penyelesaian perkara, Polsek tipe C terbaik diraih Polsek Manyar yang naik hingga 900 persen dan Polsek terjelek adalah Polsek Krembung yang justru turun hingga 70 persen.