GARUT, KOMPAS.com - Ruas jalan menuju Kamojang dan Pasirwangi Kabupaten Garut setiap diguyur hujan deras selalu dipenuhi limpahan air berlumpur, sehingga jalan tersebut menjadi licin. Sejumlah pengemudi kendaraan yang melalui jalan tersebut, Rabu menyatakan, mereka harus lebih berhati-hati akibat lumpur memenuhi jalan yang banyak memiliki tanjakan dan tikungan tajam tersebut.
"Apalagi jalan Kamojang ini sempit," kata pengemudi angkutan pedesaan jurusan Samarang-Randukurung, Eman Sulaeman (24).
Ungkapan senada juga mengemuka dari para pengemudi truk pengangkut sayur-mayur, Badrun (36), yang mengaku beberapa kali nyaris tergelincir ke jurang akibat jalan licin.
Kedua ruas jalan tersebut setiap harinya dilintasi kendaraan proyek serta para pejabat pengelola lapangan panas bumi Kamojang, termasuk pegawai Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang.
Saratnya lumpur pada badan jalan itu, akibat kondisi lingkungan yang banyak ditanami pohon akar wangi sehingga tanahnya gembur dan mudah tergerus air hujan, juga terdapat penambangan pasir di atas tanah milik masyarakat berlokasi pada desa Sukakarya kecamatan Samarang.


