Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 19:05 WIB
Sejumlah Siswa SD Rebutan VCD Porno
| Abi | Rabu, 10 Februari 2010 | 08:46 WIB
|
Share:

KOMPAS/SRI REJEKI
Ilutrasi penghancuran barang bukti jenis minuman keras (miras), VCD bajakan, dan VCD porno.

KOMPAS.com — Sejumlah pelajar yang masih duduk di bangku SD kedapatan tengah memperebutkan video compact disc (VCD) porno. Beruntung aksi mereka diketahui istri kepala sekolah. Para pelajar yang masih berusia 11 tahun itu memperebutkan kepingan cakram itu Jumat (3/2/2010) lalu. Rencananya mereka akan memutar VCD itu di rumah.

Di tangan mereka, istri kepala sekolah tersebut menemukan VCD dengan sampul perempuan berpakaian seksi. Siswa SD berinisial PA dan Fz kemudian dilaporkan kepada majelis guru. Keduanya sempat menjalani sidang dan interogasi dari sejumlah guru. Namun, PA mengaku mendapatkan VCD dari tong sampah di depan ruko Pluto Sagulung.

"Saya cari bungkus rokok untuk main. Terus ketemu VCD itu," cerita PA ketika ditemui di Polsek Sagulung, Senin (8/2/2010). Menurut PA, VCD itu ia temukan bersama Ag dan kemudian ia sembunyikan di semak-semak.

Ia sempat memberi tahu teman-temannya yang lain. Tak heran salah seorang temannya, Fz, pun penasaran ingin melihat isi dari video cakram itu. Namun, niat mereka tak terlaksana karena terlebih dulu ketahuan oleh istri kepala sekolah.

Hanya saja, PA mengaku mendapat pukulan dari seorang guru di bagian pipi akibat ulahnya tersebut. Orangtua angkat PA tak terima dan melaporkan kasus ini ke Polsek Sagulung.

"Dia bawa VCD porno, tapi kemudian di ruang majelis guru dia ditempeleng dan dipukul dari belakang. Kasihan dia ini, dia adalah anak yatim piatu," kata Kasmawati.

Menurut Kasmawati, akibat pemukulan tersebut, pipi PA membenjol sehingga ia sakit dan tidak sekolah keesokan harinya. "Ini masih ada bekas lukanya, kemarin benjol, sekarang saja sudah kempis. Ini bekasnya," ujarnya sambil menunjuk bekas pukulan yang dimaksud. (man)

Sumber :
Tribun Batam