KEDIRI, KOMPAS.com - Pertandingan antara Persik dan Persib menyedot animo penonton yang sangat luar biasa. Stadion yang semestinya hanya dapat menampung 15 ribu penonton, ternyata yang datang mencapai sekitar 20-23 ribu penonton. Penonton pun meluber hingga pagar pembatas antara tribun dengan lapangan.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persik, Bambang Sumarjono, menyesalkan sikap suporter yang dinilainya sulit diatur. Bahkan, akibat kejadian itu, beberapa bagian Stadion Brawijaya mengalami kerusakan.
Lima pintu masuk Stadion Brawijaya rusak rusak akibat ulah penonton. Sementara satu titik lampu stadion rusak akibat tersambar petir.
"Kami masih menghitung jumlah kerugian akibat kerusakan beberapa fasilitas," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri itu.
Tingginya minat penonton untuk datang ke Stadion Brawijaya itu karena bersamaan dengan peringatan ulang tahun ke-9 Persikmania, julukan suporter fanatik Persik sehingga pihak Panpel membuat kebijakan memotong harga tiket masuk hingga 50 persen.
"Kami mengaku, daya tampung masih kurang. Namun, kami sudah berupaya maksimal untuk penjagaan," kata Bambang.


