PURWAKARTA, KOMPAS.com - Naiknya harga beras dalam beberapa bulan terakhir tak hanya menyulitkan masyarakat miskin, kenaikannya juga berimbas pada pengusaha kue keranjang. Menjelang Imlek tahun ini, harga beras ketan sebagai bahan baku tepung, terus naik dari Rp 7.000 per kilogram (kg) menjadi Rp 8.000 per kg.
Mulyadi (60), pengusaha kue keranjang di Kelurahan Nagrikaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (9/2/2010) menyebutkan, harga beras ketan terus naik beberapa pekan terakhir. Kini sebagian pedagang beras bahkan menjual ketan Rp 9.000-10.000 per kg.
"Untungnya harga gula pasir, bahan baku utama lain, berangsur turun dari 10.500 per kg menjadi Rp 10.000 per kg sehingga harga kue keranjang bisa ditekan meski permintaannya meningkat," kata Mulyadi.
Mulyadi menambahkan, untuk menyesuaikan kenaikan bahan baku, ia menaikkan harga jual kue keranjang dari Rp 16.000 per kg menjadi Rp 18.000 per kg. Kini permintaan cenderung meningkat dari rata-rata hari biasa 80 kg menjadi 400 kg per hari sejak sepekan lalu.
"Penjualan tidak sebanyak tahun lalu karena beberapa pelanggan mengurangi pesanan hingga 50 persen tahun ini. Kondisi ekonomi berpengaruh ke penjualan kue keranjang saya," tutur Haryati (58), pengusaha kue keranjang cap Dodol Asli.


