KOMPAS.com — Sadar akan kebutuhan biaya yang besar, keluarga Christian terus menggalang dana untuk anaknya. Sebelum bertemu Tribun, melalui bantuan temannya, ia juga mengumpulkan dana melalui situs jejaring sosial Facebook. "Jalan satu-satunya hanya operasi tranplantasi liver. Tapi saya bingung mau cari uang di mana lagi," kata Charlie Sanjaya, ayah Christian.
Sejak dibuka beberapa hari lalu, sudah ada yang menyumbang dana untuk Christian. Ada juga perwakilan dari salah satu gereja yang datang membesuk. Charlie juga membuka rekening khusus atas nama Christian Oei Sanjaya di BII dengan nomor rekening 1.099.221.402. Apabila dana yang terkumpul nanti sudah cukup, Charlie berniat membawa anaknya ke China untuk berobat. "Mudah-mudahan saja cukup. Dari berita tentang Bilqis, dananya butuh Rp 1 miliar," kata Charlie.
Charlie pun siap mendonorkan livernya. Ia juga sudah mempelajari tentang operasi transplantasi liver, seperti apa saja syarat yang diwajibkan untuk menjadi pendonor. "Informasi yang saya dapat dari dokter dan internet, hanya 20 sampai 30 persen liver pendonor diambil. Nanti setelah itu pendonor bisa pulih kembali dalam beberapa minggu pasca-operasi. Kalau saya pasrah saja, tapi yang terpenting anak saya bisa sembuh," ujarnya. (Tribun Kaltim/M Abduh Kuddu)
