JAKARTA, Kompas.com - Dua kepala daerah masing-masing Gubernur Papua Barnabas Suebu dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Drs Frans Lebu Raya kembali memimpin kepengurusan PSSI di wilayahnya. Barnabas Suebu dan Frans Lebu secara aklamasi ditetapkan kembali sebagai Ketua Umum Pengprov PSSI Papua dan NTT pada Musyawarah Daerah (Musda), Jumat (8/1/2010) lalu di Jayapura dan Kupang.
Di samping Papua dan NTT, sepanjang pekan kemarin diselenggarakan enam Musda untuk pemilihan atau penetapan ketua umum Pengprov PSSI periode 2009-2013 serta pengesahan Pedoman Dasar (PD) Daerah yang sudah disesuaikan Statuta PSSI. Tiga Pengprov lainnya yang melaksanakan Musda dan Musdalub adalah Pengprov PSS Bengkulu, Pengprov PSSI Kepulauan Riau, Pengprov PSSI Maluku, dan Pengprov PSSI Kalimantan Tengah.
Musda dan Musdalub Pengprov PSSI Bengkulu digelar Kamis (7/1), sementara Kepulauan Riau pada Sabtu (9/1), demikian juga dengan Pengprov PSSI Maluku dan Kalteng. Ketua Umum Pengprov PSSI Bengkulu terpilih adalah Kurnia Utama, sementara ketua umum Pengprov PSSI Kepulauan Riau Endi Maulidi, Pengprov PSSI Maluku Dick Soplanit SE, MSI dan ketua umum Pengprov PSSI Kalteng Suralya Nahan, Wakil Bupati Kapuas.
Anggota Komite Eksekutif PSSI Subardi mengatakan, pemilihan ketua umum Pengprov PSSI Kalteng berlangsung singkat dan peserta secara aklamasi memilih Suuralya Nahan.
"Pemilihan ketua umum Pengprov PSSI Kalteng ini berlangsung cukup singkat dan peserta secara aklamasi memilih pak Suralya Nahan. Saya mencoba untuk membangkitkan semangat dan motivasi membangun persepakbolaan Kalteng ini dengan mengajak perwakilan pengprov, pengcab dan klub berdialog secara mendalam. Dibandingkan dengan Pengprov Kaltim, saya lihat Pengprov PSSI Kalteng agak tertinggal," kata Subardi yang memimpin Musda dan Musdalub Pengprov PSSI Kalteng di Palangkaraya.
PSSI sebelumnya memberikan batas waktu selambat-lambatnya 10 Januari 2010 pada Pengprov PSSI untuk melaksanakan Musda atau Musdalubnya. Pengprov yang belum melaksanakan kewajibannya untuk menggelar Musda atau Musdalub akan kehilangan hak suaranya pada Kongres PSSI yang akan diselenggarakan 15-18 Januari 2010 di Bandung, Jabar.
Kongres, yang sebelumnya dikenal dengan nama Raparnas, merupakan sarana evaluasi program tahun berjalan dan proyeksi program tahun mendatang. Ini merupakan Kongres pertama pascaratifikasi Pedoman Dasar PSSI oleh FIFA, tahun silam.
Dari 33 Pengprov PSSI di seluruh Indonesia, sejauh ini baru 27 Pengprov yang sudah melaksanakan Musda maupun Musdalub. Menurut rencana, Senin (11/1) ini digelar Musda dan Musdalub Pengprov PSSI Kaltim di Balikpapan, sementara Rabu (13/1) dilaksanakan Musda/Musdalub Pengprov PSSI Sulut di Manado.
Dengan demikian, tinggal empat Pegprov PSSI yang belum memastikan pelaksanaan Musda/Musdalub. Ke-4 Pengprov yang belum memastikan Musda/Musdalub ini adalah, Bangka-Belitung, Maluku Utara, Kalimantan Barat, dan Papua Barat.

