Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 23:41 WIB
Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor
Mohamad Final Daeng | acandra | Jumat, 8 Januari 2010 | 13:59 WIB
|
Share:

KOMPAS.com/Kristianto Purnomo
ilustrasi longsor

SLEMAN, KOMPAS.com - Tiga penambang pasir Merapi di Kali Gendol, Sleman, DI Yogyakarta, tewas tertimbun tebing kali yang longsor, Jumat (8/1). Korban terdiri dari sepasang suami istri dan seorang penambang perempuan.

Peristiwa itu menimpa pasangan Suranto (52) dan Ngatinem (38) serta Murtini (35), ketiganya warga Dusun Srunen, Glagaharjo, Sleman, sekitar pukul 9.30 pagi. Ketiganya tewas seketika tertimpa sekitar 40 meter kubik saat tengah menambang pasir di lokasi yang hanya berjarak dua meter dari kaki tebing.

Berdasarkan kesaksian penambang lainnya, Madya (50), ketiganya bersama dua rekan tengah menambang pasir di salah satu cerukan Kali Gendol.

"Tiba-tiba, tebing setinggi sekitar 10 meter itu runtuh dan menimpa mereka. Ketiganya tidak sempat lagi menyelamatkan diri. Tapi dua lainnya sempat menghindar karena agak jauh dari lokasi," katanya.

Madya menambahkan, saat kejadian, cuaca masih cerah. Namun, entah mengapa tebing itu runtuh. "Setelah itu, teman-teman penambang dibantu Tim SAR (Safe and Rescue) mengevakuasi korban," ujar Madya.

Anggota SAR Sleman Pemantau Merapi Sugiyanto Raharjo, mengatakan proses evakuasi jenazah berlangsung selama 1,5 jam meggunakan alat manual karena beratnya medan. Evakuasi berlangsung lambat karena kekhawatiran terjadi longsor susulan.

"Kami harus berhati-hati dan tidak bisa langsung mengerahkan banyak orang, hanya 5-6 orang sekali menggali, untuk mencegah terjadinya jatuh korban lagi karena tebing sewaktu-waktu masih bisa longsor," ujarnya.