Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 00:42 WIB
Masyarakat Tolak Pembongkaran BCB Salatiga
Antony Lee | made | Selasa, 5 Januari 2010 | 18:03 WIB
|
Share:

SALATIGA, KOMPAS.com - Penolakan terhadap rencana pembongkaran bangunan cagar budaya berusia nyaris 100 tahun, eks Markas Kodim 0714 Salatiga terus menguat di masyarakat. Mereka menyesalkan langkah Pemerintah Kota Salatiga yang dianggap berpihak kepada pemodal, tanpa menghargai bangunan peninggalan sejarah.

Penolakan berlangsung di dunia maya melalui situs jejaring sosial Facebook, pesan singkat, maupun rencana pengumpulan tanda tangan yang akan diserahkan kepada Wali Kota Salatiga John Manoppo. Penghancuran bangunan itu dianggap bisa menjadi preseden buruk yang dapat menghilangkan jati diri Kota Salatiga.

"Teman-teman warga Salatiga yang bekerja di Jakarta atau kota lainnya sudah banyak yang mengirim pesan singkat kepada saya. Mereka mulai mengumpulkan tanda tangan. Bahkan aktor Roy Marten juga menyesalkan hal itu," kata Eddy Supangkat, pemerhati sejarah yang juga pengarang buku Salatiga: Sketsa Kota Lama, Selasa (5/1/2010).

Dalam pesan singkat yang ditunjukkan Eddy, Roy Marten yang lahir di Salatiga mengatakan, "Menyedihkan kita belum mampu menghargai peninggalan sejarah. Kita memang bangsa yang pendek ingatan."

Eddy juga mengaku sedang merencanakan aksi mengumpulkan koin untuk melindungi bangunan bernilai sejarah itu.