Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 23:39 WIB
Sembilan Siswa Biak Ikut Matrikulasi Surya Institut
| bnj | Senin, 4 Januari 2010 | 16:42 WIB
|
Share:

BMG
Illustration

BIAK, KOMPAS.com — Sembilan siswa SMA Kabupaten Biak Numfor, Papua, terpilih mengikuti program bimbingan matrikulasi Profesor Yohanes Surya, di Surya Institut Karawaci, Tangerang.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Pemuda Olahraga Biak Komaruddin S,Pd di Biak, Senin (4/1/2010), menyebutkan, sembilan siswa itu terpilih berdasarkan hasil seleksi.

Para siswa yang lolos ini diseleksi dari ratusan pelajar berprestasi di kabupaten/kota se-Papua, yang dilakukan Tim Yohanes Surya Institut, 23 November 2009.

Sembilan siswa peserta program Surya Institut Karawachi itu, antara lain Rose Mirino, Faoril Lilanto Rumere, Betuel Marandof, Maurita Rumayouw, dan Dominggus K, kelimanya dari SMA 1.

Kemudian tiga siswa dari SMA Katolik (YPPK) yaitu Ishak Dimara, Melvrin Bisai dan Alicia D Maryen (SMA Katolik/YPPK) serta satu siswa B Amedo Mirino dari SMA YPPK2.

"Selain disiapkan ikut program matrikulasi, sembilan pelajar berprestasi Biak akan dibina sebagai peserta lomba Olimpiade Sains Nasional 2010," katanya.

Program matrikulasi Yohanes Surya Institut itu merupakan kebijakan Gubernur Papua Barnabas Suebu, SH untuk menciptakan 5.000 sumber daya manusia Papua menjadi magister (S-2) dan doktor (S-3).

Soal pendanaan program matrikulasi Surya Institut, Komaruddin mengatakan, bersumber dari Pemerintah Provinsi Papua. Sementara untuk tiket perjalanan para siswa merupakan bantuan Dinas Pendidikan Biak.

Pada 2008 program matrikulasi untuk peserta Biak diikuti sebanyak tujuh orang. Lima masuk perguruan tinggi Universitas Pelita Harapan Jakarta.

Satu siswa menempuh pendidik di Jerman dan satu pelajar Biak mengikuti perkuliahan di salah satu universitas Jepang.

"Saya harapkan tahun 2010 sembilan siswa peserta program matrikulasi Surya Institut dapat menjadi teladan bagi pelajar lain, sehingga ke depan menjadi calon intelektual Biak, yang menguasai matematika dan sains," harap Komaruddin.

Sumber :
ANT