BANYUMAS, KOMPAS.com - Pengunjung Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, selama musim liburan sejak Natal hingga Tahun Baru naik hampir 300 persen dari biasanya hanya 1.000 pengunjung per hari pada hari libur. Bahkan pada tanggal 1 Januari kemarin, pengunjungnya mencapai 8.169 orang.
Para pengunjung umumnya berdatangan dari Jakarta, Bandung, Cirebon, Pekalongan, Yogyakarta, dan Semarang. Mereka sebagian besar banyak berkumpul menikmati pesona alam Baturraden yang masih asri.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Lokawisata Baturraden Sudarto, Sabtu (2/1/2010), mengatakan, arus kunjungan wisata cukup tinggi masih akan berlangsung sampai hari Minggu besok. Kemungkinan baru pada hari Senin mendatang, kunjungan wisata baru surut.
"Pekan depan, jumlah kunjungan akan kembali normal, kisaran 400 sampai 800 pengunjung pada hari biasa, dan 1.000 pengunjung pada hari libur," katanya.
Sudarto mengatakan, pengunjung dari Jakarta untuk saat ini lumayan banyak, meskipun tidak terpantau jumlahnya. Hal itu antara lain karena padatnya arus lalu lintas ke objek wisata Puncak di Bogor, Jawa Barat.
Lain halnya dengan pengunjung dari Pekalongan, Tegal, dan Cirebon, yang selalu memadati Baturraden setiap musim liburan. Begitu juga untuk Semarang dan Yogyakarta.
Hariyana (50), pengunjung dari Cirebon ini mengaku lebih senang berwisata ke Baturraden karena tidak akan terjebak macet selama di perjalanan. Lain halnya jika berwisata ke Puncak atau pun Bandung yang akan selalu terhalang macet.
"Baturraden ini menjadi wisata alam alternatif bagi keluarga kami. Alamnya masih sejuk dan tidak sulit untuk menjangkaunya," katanya yang membawa serta enam anggota keluarganya.
Selain alamnya yang sejuk dan luas, bagi pengunjung, berwisata di Lokawisata Baturraden juga cukup murah, hanya 7.500 per orang selama musim liburan. Namun pada hari biasa, tiketnya hanya Rp 6.000 per orang.


