YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Puncak arus balik penumpang yang memanfaatkan jasa kereta api pada angkutan Natal dan Tahun Baru 2010 dari dua stasiun di Yogyakarta yaitu Tugu dan Lempuyangan diperkirakan akan terjadi pada Minggu (3/1).
"Jumlah penumpang yang akan diberangkatkan dari Yogyakarta pada arus balik libur Natal dan Tahun Baru pada Minggu adalah sekitar 8.500 orang atau mengalami kenaikan 106 persen dibanding tahun sebelumnya," kata Kepala Stasiun Tugu Asdo Artrivianto di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, puncak arus balik pada Minggu tersebut disebabkan karena libur sekolah dan perusahaan atau kantor sudah akan selesai pada Minggu dan kegiatan akan kembali dilakukan pada Senin (4/1).
Langkah antisipasi yang telah disiapkan oleh PT Kereta Api Daerah Operasional (Daops) VI adalah dengan memberangkatkan kereta tambahan yaitu Argo Lawu ekstra dengan tujuan Gambir Jakarta pada pukul 22.00 WIB dari Solo Balapan atau pukul 22.53 WIB dari Tugu Yogyakarta.
"Selain itu, akan diberangkatkan pula kereta Fajar Utama ekstra dengan tujuan Pasar Senen Jakarta pada pukul 21.57 WIB. Meskipun namanya Fajar Utama, tetapi keberangkatannya malam hari, karena ini adalah kereta ekstra," ujarnya.
Pada Sabtu, PT KA Daops VI juga akan memberangkatkan satu rangkaian kereta ekstra yaitu Argo Lawu Ekstra dengan tujuan Jakarta yang akan terdiri dari delapan gerbong eksekutif. Berdasarkan keberangkatan normal, kereta kelas bisnis dan eksekutif dari Solo dan Yogyakarta memiliki kapasitas maksimal untuk mengangkut 5.000 penumpang setiap hari, sedangkan dua kereta api ekonomi memiliki kemampuan untuk mengangkut 6.000 penumpang setiap harinya.
Lonjakan penumpang tidak hanya terjadi pada kereta api kelas ekonomi, bisnis dan juga eksekutif, tetapi juga pada kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) yang melayani tujuan Kutoarjo-Yogyakarta dan Solo.
"Pada Jumat (1/1), jumlah penumpang yang memanfaatkan jasa kereta api Prameks adalah sekitar 12 ribu orang, dan 4.000-an penumpang diberangkatkan dari Yogyakarta," katanya.


