PURWAKARTA, KOMPAS.com — Sudah 14 hari Radil Putra Pamungkas belum kembali. Bocah umur dua tahun putra pasangan Yuyun Sutarji (38) dan Yulianti (30) itu hilang sejak Kamis, 17 Desember 2009.
Dia diduga diculik saat bermain di sekeliling warung lotek milik Enen (40), bibinya, hanya beberapa meter dari rumah kontrakan keluarganya di Gang Wijaya Kusuma I Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Radil diculik sekitar pukul 13.00, beberapa menit sejak ditinggal ayahnya berangkat kerja. Jipong, panggilan Yuyun Sutarji, menyempatkan pulang untuk menengok anaknya saat istirahat siang. "Rasanya baru beberapa detik melepasnya saat kabar (penculikan) itu datang pukul 14.30," kata Jipong.
Beragam cara telah ditempuh untuk menemukan Radil. Hingga Rabu (30/12/2009) siang, keluarga masih mencarinya. Mereka secara berombongan atau sendiri pergi ke stasiun, terminal, pasar, dan tempat-tempat ramai di Cikampek, Karawang, Bekasi, Padalarang, hingga Bandung.
Keluarga juga melapor ke polisi. Sehari sejak Radil dilaporkan diculik, Kepolisian Resor Purwakarta menyebar foto Radil, berikut ciri-ciri fisik dan nomor kontak yang dapat dihubungi. Selebaran itu mereka tempel di tempat-tempat publik.
Radil mengenakan sepatu putih serta setelan baju dan celana pendek hijau army saat dilaporkan hilang. Dia memiliki rambut lurus dengan potongan pendek, tinggi badan sekitar 60 sentimeter, dan berat 9 kilogram.
Segenap tenaga relawan juga tercurah untuk mencari Radil. Namun, usaha-usaha itu belum berbuah hasil. Menurut Jipong, keluarga membuka pintu bagi setiap informasi tentang Radil. Masyarakat yang mengetahui atau menemukannya dapat menghubungi nomor 0817-234-3383 (Yana), 0819-094-80482 (Dian), atau ke Polres Purwakarta (0264-200633) dan Siaga Reserse Kriminal Polres Purwakarta (0264-204540).


