Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 23:19 WIB
Pro-Kontra Ayu Azhari dalam Pilkada Sukabumi
| made | Jumat, 25 Desember 2009 | 17:29 WIB
|
Share:

Kumoro Heru, Sri
Artis Ayu Azhari tampil dalam acara HUT ke-57 Kodam IV/Diponegoro di Lapangan Parade Kodam IV/Diponegoro, Semarang, Kamis (1/3/07). 57 Tahun;Artis;Azhari, Ayu;Bintang Film;HUT;Indonesia;Jateng;Kodam IV/Diponegoro;Musik ;Penyanyi;Perayaan;Semarang;Sinetron

TERKAIT:

SUKABUMI, KOMPAS.com - Munculnya nama artis Khadijah Azhari atau lebih dikenal Ayu Azhari dalam bursa bakal calon wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada 2010 memicu pro dan kontra di masyarakat.

Keiikutsertaan Ayu Azhari dalam pilkada melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) membuat sebagian warga yang ditemui tidak menyetujui Ayu Azhari menjadi Wakil Bupati Sukabumi periode 2010-2015. Namun sebagian warga menyetujuinya.

"Saya kurang setuju bila Ayu Azhari ikut dalam perhelatan Pilkada di Kabupaten Sukabumi. Ayu Azhari tidak mengenal seluk-beluk wilayah Kabupaten Sukabumi," kata salah seorang warga Kabupaten Sukabumi, Lilis (35), di Sukabumi, Jumat (25/12/2009).

Menurut dia, bila calon Wakil Bupati Sukabumi tidak mengenal seluk-beluk wilayah Kabupaten Sukabumi, bagaimana nanti bisa membawa Kabupaten Sukabumi menjadi lebih baik. "Saya setuju bila yang ikut dalam pilkada nanti adalah artis Desi Ratnasari atau Heppy Salma karena mereka merupakan warga Sukabumi asli," katanya.

Warga Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Bangun Surya (50 tahun), mengatakan, tidak menyetujui pencalonan Ayu Azhari karena untuk menjadi pemimpin diperlukan kemampuan yang khusus dan tidak hanya didukung kepopuleran saja. "Apalagi, wilayah Sukabumi merupakan kabupaten terluas se Pulau Jawa dan Bali, sehingga diperlukan seorang pemimpin yang benar-benar memperjuangkan rakyat," ucapnya.

Namun, warga lainnya di Kecamatan Cisaat, Nendi (28) mengatakan, kehadiran Ayu Azhari dalam persaingan Pilkada Kabupaten Sukabumi tidak menjadi masalah. "Kemunculan Ayu Azhari bisa memeriahkan Pilkada Sukabumi, yang saat ini diikuti wajah-wajah lama," ujarnya.

Ketua Dewan pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kabupaten Sukabumi, Asep Wahyu NB mengungkapkan, proses pendaftaran calon bupati ke PDI-P sudah resmi ditutup hari Jumat ini.

Menurut dia, semua calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar ke PDI-P, akan melalui tahapan verifikasi pada tanggal 29 Desember 2009. "Saat ini terdapat lima nama yang sudah mendaftarkan diri ke PDIP. Mereka ini akan melalui tahapan diverifikasi dan keputusan berada di tangan DPP PDI-P," katanya.

Sebelumnya, bakal calon bupati Heriyanto yang mendaftarkan ke PDI-P, mengatakan, dirinya dan Ayu sudah mempersiapkan segalanya untuk menjadi calon dari PDI-P. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan membuat baliho. "Visi dan misi kami adalah meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai daerah penyangga ibu kota dalam lima tahun ke depan dan akan memberdayakan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari hasil survei suara yang masuk bila dirinya maju dalam pilkada ini sudah tercatat 150 ribu suara yang berasal dari PDI-P dan partai pengusung lainnya serta dari masyarakat. "Kami yakin akan menang satu putaran dalam pilkada ini dan kami meminta doa restu dari seluruh pihak untuk bisa mendukung kami," katanya.

Sumber :
Antara