Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 23:12 WIB
Pemakaman Kelly Kwalik Tertunda
Aryo Wisanggeni G | ksp | Selasa, 22 Desember 2009 | 00:20 WIB
|
Share:

TIMIKA, KOMPAS.com - Pemakaman jenazah tokoh Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka Kelly Kwalik kembali tertunda. Pelayat menuntut pimpinan Freeport McMoRan James R Moffett datang ke Timika, ibukota Kabupaten Mimika, Papua, untuk mempertanggungjawabkan kematian Kelly.

Para pelayat menganggap akar persoalan penyebab Kelly tewas adalah ketidakadilan dan goncangan sosial yang terjadi sejak PT Freeport Indonesia (PT FI) beroperasi di Mimika. Karena itulah para pelayat menganggap tewasnya Kelly Kwalik dalam penggrebekan polisi pada 16 Desember dinihari tidak lepas dari tanggung jawab Freeport McMoRan selaku induk perusahaan PT FI.

Jenazah Kelly Kwalik sebenarnya direncanakan dimakamkan hari Senin, ditandai dengan pelaksanaan Misa Requiem yang dipimpin Uskup Timika, Mgr John Philip Saklil Pr di Kantor DPRD Mimika, Senin (21/12). Seusai misa yang diikuti sekitar 1.000 pelayat itu, para pelayat membuka peti jenazah Kelly, untuk memberikan penghormatan terakhir baginya.

Pembukaan peti jenazah meluapkan emosi dan histeria pelayat. Dalam suasana emosional, sejumlah pelayat membuang suara menyatakan kesedihan mereka atas tewasnya Kelly. Kekecewaan itulah yang memunculkan tuntutan agar jenazah Kelly tidak dimakamkan sebelum pimpinan Freeport McMoRan, James R Moffett datang ke Timika. Hingga Senin malam jenazah Kelly masih disemayamkan di Kantor DPRD Mimika.

Kepala Kepolisian Resor Mimika, Ajun Komisaris Besar Moch Sagi, menyatakan pihaknya tidak bisa memaksakan pemakaman jenazah Kelly. "Kami memahami masyarakat masih emosi. Salah satunya kerena mereka merasa kehilangan. Akan tetapi kami tetap berharap jenazah bisa dimakamkan secepatnya. Kalau bisa Selasa," kata Sagi.