YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru 2010, pihak Terminal Bus Yogyakarta di Giwangan bersama Organisasi Angkutan Darat menyiapkan 899 bus antarkota antarprovinsi dan 800 bus antarkota dalam provinsi. Diperkirakan jumlah penumpang bus pada musim libur tahun ini meningkat lima persen dibanding hari biasa.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Terminal Bus Yogyakarta Imanudin Aziz, Senin (21/12/2009), mengemukakan pihaknya juga menyiapkan sekitar 300 bus perkotaan. "Kami juga akan dibantu oleh bus Transjogja yang sudah operasional. Jumlah bus yang dikerahkan untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru hampir sama dengan yang dikerahkan saat Lebaran," ujarnya.
Meski diperkirakan naik, menurut Aziz penumpang bus saat Natal dan Lebaran tidak akan bisa menyamai puncak penumpang saat Lebaran. Apalagi saat ini ada kecenderungan penumpang bus turun, masyarakat lebih memilih moda transportasi lain.
Pihak terminal sendiri memerkirakan peningkatan penumpang baru akan terjadi menjelang tanggal 25 Desember, menjelang pergantian tahun, dan satu hari setelah pergantian tahun. Masyarakat yang turun atau naik dari Giwangan umumnya menuju ke beberapa daerah, seperti Cilacap, Purwokerto, dan Surabaya.
Mengenai tarif bus, Aziz menjelaskan tidak ada perubahan signifikan. Tarif yang dikenakan masih mendasar pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 1 Tahun 2009 dengan batas atas Rp 150 per kilometer dan batas bawah Rp 80.

