Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 12:51 WIB
Ribuan Hektar Lahan Sawah Terlambat
Ingki Rinaldi | Edj | Minggu, 20 Desember 2009 | 20:04 WIB
|
Share:

JOMBANG, KOMPAS.com - Tidak kurang 7.000 hektar lahan sawah di Kabupaten Jombang yang tersebar di wilayah Kecamatan Kesamben, Peterongan, Sumobito, dan Tembelang mengalami keterlambatan masa sebar bibit. Hal itu disebabkan tidak bekerjanya sistem irigasi yang berfungsi membagikan jatah air ke wilayah tersebut.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kecamatan Kesamben, Hudi, Minggu (20/12) mengatakan bahwa keterlambatan masa sebar bibit itu sudah mencapai dua pekan. Sejumlah lahan sawah tampak dbiarkan begitu saja, karena untuk membuat pematang pun petani mengalami kesulitan akibat tanah yang relatif keras.

Sementara itu, sejumlah saluran iigasi yang menuju pada sejumlah lahan sawah tampak kering kerontang. Bagian dalam saluran irigasi itu tampak dipenuhi dedaunan yang mengering.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasional Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Jombang, Sutrisno, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa sementara ini jatah air irigasi dari mrican belum digelontorkan. Ia mengatakan, kemungkinan besar air itu akan dialirkan pada Senin (21/12) ini jika memang sudah mencukupi.

Jatah penggelontoran air setiap 12 hari sekali itu dilakukan selama lima hari pada tiap masanya. Dalam satu hari, sekitar enam ribu liter air digerojok melalui Dam Kedungrejo sebelum dipecah menjadi dua saluran ke Sentul dan Melik, masing-masing tiga ribu liter.