Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 19:37 WIB
Pohon dan pernak-pernik Banyak Dicari
Lukas Adi Prasetya | Edj | Minggu, 20 Desember 2009 | 19:53 WIB
|
Share:

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang Natal, pernak-pernik natal banyak dicari masyarakat. Pohon-pohon natal dari plastik misalnya, dihias dengan menarik, dan dijual dengan harga diskon. Diharapkan penjualan kali ini bisa meningkat dibandingkan Natal tahun 2008 lalu.

YS Collection, produsen pernak-pernik natal yang membuka stan di Mal Galeria sejak akhir November lalu, bisa menjual 5-6 pohon per hari. Juga puluhan aksesoris seperti lonceng-loncengan, patung, lampu, dan hiasan-hiasan lain yang biasa dilekatkan pada pohon natal atau untuk ditaruh pada sudut ruangan rumah. Pernak-pernik ini harganya mulai dari ribuan hingga puluhan ribu.

Untuk pohon natal, harga yang ditawarkan bervariasi, tergantung kualitas plastik. Termurah adalah model PVC yang dibanderol Rp 88.000-Rp 120.000. Model PVC ialah yang daunnya jarang-jarang dan kurang halus. Satu tingkat di atasnya adalah pohon n atal model jarum yang mirip pohon cemara mini. Kalau yang ini, dilepas dengan harga Rp 350.000-Rp 1 juta.

Menurut Ana, karyawan YS Collection, Minggu (20/12/2009), pohon natal termahal dan sekaligus paling indah ialah model fiber. Model ini seperti model jarum namun ditambahi helai-helai plastik yang menampilkan cahaya warna-warni di bagian ujungnya.

"Melihat tren penjualan, rasa-rasanya akan seperti Natal tahun lalu. Aksesoris seperti pohon natal dan pernak-pernik seperti lonceng dan gantungan-gantungan, kan tidak sekali pakai. Kalau rusak, barulah masyarakat membeli," ujar Ana. Dikatakan, selama empat kali Natal terakhir, YS menyewa stan di Mal Galeria.

Sementara, Rita Griya Sekar di Jalan Gandekan, Kota Yogyakarta juga menjadi tempat belanja pernak-pernik Natal. Yanti, karyawan di sana, menuturkan, sejak pertengahan November lalu, pohon natal banyak diburu. "Sehari, paling tidak 15-20 pohon terjual. Itu baru pembeli skala eceran, belum toko-toko yang kulakan ke mari," kata Yanti.

Pohon-pohon natal ditawarkan dari harga Rp 100.000 ribu hingga Rp 1 juta lebih. Diberikan juga diskon 10 persen setiap membeli pohon, namun diskonnya dirupakan dalam bentuk pernak-pernik. Strategi ini cukup ampuh menjaring pembeli.