KOTAMOBAGU, KOMPAS.com — Warga Desa Tumobui, Kecamatan Kotamobagu Timur, Sulawesi Utara, yang merupakan penduduk terbesar beragama Kristiani, menyambut Natal dengan suka cita.
Pemantauan di Kotamobagu, Minggu (20/12/2009), hampir setiap rumah warga dihiasi dengan karangan bunga berwarna-warni dan pohon natal yang menjadi lambang Natal.
Lurah Tumoboi Estefien Rantung mengatakan, perayaan Natal kali ini memang dibuat berbeda daripada biasanya sesuai dengan keinginan semua warga karena mereka ingin agar perayaan Natal bisa lebih berkesan dan bermakna.
"Semua warga memang menginginkan perayaan Natal kali ini bisa lebih berkesan daripada biasanya, dan ini bisa dilihat di setiap rumah, dimana mereka mulai menghiasi dengan berbagai aksesori, mulai dari bunga sampai pohon natal," ujarnya.
Dia mengatakan, penyiapan asesoris Natal merupakan rencana kegiatan yang melibatkan semua masyarakat termsasuk semua pemuda remaja yang paling berperan aktif dalam merancang suasana tersebut.
Menurut Rantung, Natal kali ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi umat Kristiani karena di samping kebersamaan, makna Natal bisa benar-benar dihayati generasi muda sebagai penerus.
"Dengan kegiatan ini memberikan kesan tentang artinya kebersamaan, terutama kepada generasi muda, dalam memaknai perayaan kelahiran Yesus Kristus," ujarnya.
Hiasan pernak-pernik Natal tidak hanya terlihat di rumah-rumah warga, tetapi juga di gereja, mulai dari halaman sampai di dalam gedung terlihat keindahan bunga dan pohon Natal.
Rantung mengatakan, pemerintah mendukung kegiatan seperti ini selama tidak berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat.
"Kami berharap umat Kristiani bisa menjaga kedamaian dan kebersamaan, baik antara sesama maupun dengan saudara-saudara yang bukan beragama Kristiani," katanya.


