JAKARTA, KOMPAS.com — Tiket mudik Natal dan Tahun Baru keberangkatan dari Stasiun Gambir ludes terjual. Wakil Kepala Stasiun Gambir Muhammad Basyier mengatakan, tiket pesanan yang sudah habis terjual terjadi pada keberangkatan tanggal 23-25 Desember.
"Puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru biasanya terjadi pada 23-25 Desember. Sampai saat ini, tiket pesanan untuk tanggal itu sudah habis," kata Basyier kepada Kompas.com, Jumat (18/12/2009) di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Basyier memperkirakan jumlah pemudik pada puncaknya tanggal 23-25 Desember akan mencapai 12.000 orang setiap harinya. "Dari penjualan tiket pesanan saja sudah hampir mencapai angka itu."
Ia menjelaskan, pola arus mudik pada libur akhir tahun biasa terjadi beberapa hari sebelum Hari Raya Natal. "Kebanyakan mereka mengambil libur panjang mulai Natal dan baru kembali setelah Tahun Baru," tuturnya.
Untuk antisipasi terhadap pemudik yang membeli tiket pada hari keberangkatan, kata Basyier, Stasiun Gambir menyediakan satu gerbong cadangan pada setiap kereta. "Untuk kelas ekonomi, akan tersedia 50 kursi. Sementara untuk kelas eksekutif tersedia 60 kursi," jelasnya.
"Penjualan tiket untuk gerbong cadangan memang terbatas. Apalagi untuk rute jarak jauh ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara untuk jarak dekat seperti Cirebon masih tersedia," tambahnya.


