Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 23:56 WIB
Pepaya Syafe'i Hasilkan Rp 11 Juta Per Minggu
IGN sawabi | Abi | Rabu, 16 Desember 2009 | 08:01 WIB
|
Share:

shutterstock
ilustrasi

PALEMBANG, KOMPAS.com — Budidaya pepaya california pada lahan perkebunan di Kota Palembang ternyata berkembang bagus, terbukti dari lima hektar kebun pepaya hasilnya mampu mencukupi kebutuhan buah jenis itu bagi warga di daerah tersebut.

Syafe’i, pemilik kebun pepaya california, di Palembang, Rabu (16/12/2009), mengatakan, mereka telah mengembangkan usaha perkebunan tersebut sejak tahun 2002 di atas lahan seluas lima hektar. Sebanyak 8.000 pohon mereka tanam dan mampu menghasilkan sekitar 70 ton pepaya jenis california per minggu, katanya.

Menurut dia, dari hasil 70 ton pepaya yang manis dan harum tersebut, omzet yang mereka dapat mencapai Rp 11 juta per minggu. "Sedangkan modal untuk satu pohon pepaya mulai dari bibit hingga selama perawatan termasuk pupuk mencapai Rp 500.000 per batang sampai masa produktif berakhir," tambahnya.

Ia mengatakan, pepaya california yang dihasilkan kebun mereka berkualitas A dengan berat rata-rata 1,8 hingga 2 kilogram per buah. Buah tersebut didistribusikan pada sejumlah pasar modern dan toko buah serta pasar tradisional di Kota Palembang.

Dia menjelaskan, budidaya pepaya california merupakan altenatif bagi warga setempat untuk menambah penghasilan baru karena ternyata mampu berkembang maksimal di Palembang. Pepaya yang bibitnya dibeli dari Bogor, Jawa Barat, sejak tahun 2002 tersebut ternyata mampu berkembang bagus di lahan perkebunan di daerah itu.

Syafe’i yang juga Camat Ilir Barat II tersebut menambahkan, sejak dua tahun ini mereka sudah mendapat tawaran untuk ekspor buah pepaya ke Singapura. Namun, karena produksi buah masih terbatas, mereka belum mampu memenuhi permintaan tersebut. Meskipun demikian, dalam waktu dekat mereka akan berupaya memperluas kebun sehingga tidak hanya untuk kebutuhan pepaya warga di Palembang saja, tetapi minimal mampu memenuhi pasaran Sumatera Selatan dan daerah lain, tambah dia pula.

Sumber :
ANT