Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 22:52 WIB
Tindak Pelanggaran HAM Meningkat
Nisa | Edj | Kamis, 10 Desember 2009 | 14:06 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Ke-61 Hari ini, Kamis (10/12/9), bergema di seluruh dunia. Di Jakarta sendiri, perayaan tersebut berlangsung di beberapa titik, salah satunya diselenggarakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Kantor Komnas HAM, Jakarta.

Namun Peringatan Hari HAM yang memasuki tahun ke-61 ini belum diikuti dengan berkurangnya tindak pelanggaran HAM. Sampai akhir 2009 ini sendiri Komnas HAM mencatat adanya peningkatan dalam tindak pelanggaran HAM. "Sepanjang 2009 ini Komnas HAM mendapat pengaduan dari warga masyarakat, di Indonesia ada 4690-an pengaduan yang masuk ke Komnas HAM," ujar Ketua Komisi Nasional Ifdhal Kasim saat membuka acara Peringatan HaHAM tersebut di Jakarta, Kamis (10/12/09). Tahun lalu Komnas HAM mencatata terdapat 4500 kasus.

Lebih lanjut Ifdhal mengatakan, pengaduan yang paling banyak adalah pengaduan hak ekonomi sosial budaya. Aduan yang disampaikan kepada Komnas HAM antara lain pengaduan untuk pemutusan hubungan kerja, hak-hak kesehatan, hak asasi lingkungan dan hak atas tanah.

Selain berkaitan dengan hak-hak ekonomi sosial budaya, pengaduan juga yang besar porsinya adalah hak-hak di bidang hak sipil dan politik. Kasus yang terbanyak yang berkenaan dengan proses keadilan seperti halnya penahanan-penahanan yang dilakukan oleh polisi dan nasib orang-orang yang berada dalam tahanan.

Masalah lain yang banyak diadukan masyarakat adalah masalah-masalah yang berhubungan dengan kebebasan beragama. Pengaduan terutama datang dari mereka yang berasal dari agama-agama minoritas. Menurut Ifdhal, pelanggaran yang paling justru berasal dari lingkungan penegak hukum. "Aktor yang paling banyak berada di lingkungan penegak hukum," tuturnya.