Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 22:46 WIB
Surabaya Dijaga Ribuan Polisi
Aloysius Budi Kurniawan | wsn | Rabu, 9 Desember 2009 | 11:33 WIB
|
Share:

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 2.500 personil dikerahkan Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya untuk mengamankan peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia, Rabu (9/12) di Surabaya. Mulai pukul 07.30, sekeliling Gedung Grahadi dijaga ribuan polisi.
 
Penjagaan ketat sejak pagi ini dilaksanakan tepat saat upacara peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia yang dipimpin Gubernur Jatim Soekarwo. Polisi menempati pos-pos di seluruh jalan yang menuju ke Gedung Grahadi.
 
Upacara peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia diikuti 750 siswa-siswi SD,SMP, dan SMA Surabaya dan Sidoarjo. Selepas upacara selesai, beberapa ruas jalan menuju Jalan Gubernur Suryo dibuka dan ratusan masyarakat yang tergabung dalam elemen Peduli Bangsa langsung menggelar demonstrasi di depan Gedung Grahadi.
 
Ratusan masyarakat tersebut terdiri dari para nelayan dan petani dari Gresik, Pasuruan, Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto. Dilihat dari jumlahnya, pengamanan Kepolisian tampak lebih banyak dibandingkan jumlah peserta unjuk rasa.
 
Sri Gayatri, salah satu peserta demo yang juga nasabah Bank Century langsung melakukan orasi. Dalam orasinya, Gayatri menuntut agar penegak hukum segera menindak tegas para koruptor dan kerugian seluruh nasabah Bank Century dikembalikan.