BANDUNG, KOMPAS.com - Pemesanan tiket kereta api (KA) menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru dari Bandung menuju sejumlah kota di wilayah timur terus meningkat. Hingga Selasa (8/12), rata-rata pemesanan tiket setiap perjalanan telah mencapai 70 persen.
Kepala Humas PT KA Daerah Operasi (Daop) II Bandung, Bambang Setyo Prayitno mengatakan, tingkat isian penumpang (load factor) meningkat 30 persen dibandingkan hari biasa. Puncak kepadatan penumpang diprediksi terjadi dalam tiga tahapan. Kamis (17/12) atau H-1 Tahun Baru Islam, Rabu dan Kamis (23,24/12) atau H-2 dan H-1 Natal serta Kamis (31/12) atau H-1 Tahun Baru, diyakini akan menjadi puncak peningkatan penumpang.
"Merujuk data peningkatan penumpang, kemungkinan besar akan kembali dioperasikan 1-4 kereta tambahan di setiap rangkaian," ujar Bambang.
Pihak PT KA juga memberlakukan tarif batas atas untuk jadwal keberangkatan 24-31 Desember. KA eksekutif Argowilis dan Turangga rute Bandung-Surabaya Gubeng menjadi KA dengan tarif tertinggi sebesar Rp 325.000 per penumpang untuk keberangkatan pada tanggal tersebut.
Selain itu, tarif terjauh untuk beberapa jurusan KA juga akan diberlakukan pada jadwal keberangkatan tertentu. Pemberlakuan tarif tersebut untuk kelas utama ke arah timur pada 17-20 Desember, 23-28 Desember, dan 31 Desember-4 Januari 2010.
Bambang mencontohkan, penumpang dengan tujuan Stasiun Tugu Yogyakarta diharuskan membeli tiket dengan harga yang sama dengan perjalanan menuju Surabaya Gubeng jika menggunakan KA Argowilis, Turangga, dan Mutiara Selatan.

