JAKARTA, KOMPAS.com - Arus mudik pada hari libur Idul Adha, Jumat (27/11), di Stasiun Gambir relatif normal. Hingga petang ini tidak terjadi lonjakan maupun penumpukan. Wakil Kepala Stasiun Gambir Muhammad Basyir menuturkan, keberangkatan pada hari H Idul Adha ini didominasi oleh pemudik dengan jurusan jarak dekat.
"Untuk hari ini kebanyakan untuk jarak dekat menuju Cirebon. Angkanya pun relatif stabil, sampai sore ini berkisar 8.000-9.000 orang," kata Basyir kepada Kompas.com usai meninjau pemberangkatan di Stasiun Gambir.
Basyir mengatakan, para pemudik yang mendominasi pada hari ini dikarenakan kebanyakan mereka memilih untuk melakukan keberangkatan dan kepulangan dalam satu hari. "Jadi mereka yang pergi pagi kemudian pulang malam hari. Jarak tempuhnya kan berkisar paling lama tiga jam," tuturnya.
Sementara untuk jarak jauh dan menengah seperti Yogyakarta dan Surabaya, kata Basyir tidak tinggi seperti sejak dua hari lalu. "Normal saja. Karena kebanyakan sudah berangkat sejak kemarin," tukasnya.
Pantauan Kompas.com, situasi di loket-loket Stasiun Gambir terlihat normal. Sementara di peron kebanyakan penumpang masih menunggu jadwal keberangkatan. Jabani, salah seorang pemudik mengatakan masih menunggu jadwal keberangkatan kereta menuju Madiun petang ini. "Baru beli tadi siang. Jadi ya menunggu keberangkatan aja dari tadi. Soalnya kalau berangkat hari H gini kan biasanya lebih sepi," ujarnya.
Sementara untuk arus balik, Basyir memprediksikan terjadi pada hari Minggu (29/11). Meski demikian, ia memperkirakan, lonjakan tidak akan terlalu tinggi. Relatif sama dengan penumpang pada saat keberangkatan. "Antisipasinya biasa saja. Karena libur ini kan tidak seperti saat Lebaran yang arus baliknya lebih banyak," tandasnya.

