KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
BCA Menolak Orang Buta Menjadi Nasabah
Rabu, 25 November 2009 | 16:30 WIB
KOMPAS/ALIF ICHWAN
Ilustrasi

MAKASSAR, KOMPAS.com — Komunitas Tunanetra Sulsel berunjuk rasa di Makassar, Rabu (25/11), memprotes sikap Bank Central Asia (BCA) Sulsel yang dinilai berindak diskriminasi terhadap tunanetra.

Puluhan orang dari komunitas tunanetra didampingi seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Makassar mendatangi Gedung DPRD Sulsel karena merasa terhina oleh sikap manajemen bank itu yang menolak rekan mereka, Hamzah, untuk menjadi nasabah.

"Kami menolak keras setiap tindakan atau perlakuan yang mendiskreditkan, memarginalkan, dan mendiskriminasi para insan tunanetra," kata korban sekaligus koordinator lapangan, Hamzah.

Di depan anggota DPRD Sulsel, Hamzah mengatakan ditolak menjadi nasabah Bank BCA karena tunanetra dianggap tidak cakap hukum dan tidak mampu bertanda tangan.

Mereka memberi waktu 3 x 24 jam kepada Bank BCA untuk meminta maaf kepada komunitas tunanetra melalui masing-masing tiga media cetak dan elektronik nasional, serta tiga media cetak dan tiga media elektronik lokal.

Mereka menilai Bank BCA melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Mereka juga meminta DPRD Sulsel agar menegur pimpinan bank, khususnya Bank BCA karena berusaha menghilangkan hak tunanetra untuk menjadi nasabah.

Tim penerima aspirasi DPRD Sulsel, Aerin Nizar, saat menerima para tunanetra berjanji akan menindaklanjuti tuntutan para pengunjuk rasa.

Dia mengatakan akan segera melaporkan kepada pimpinan DPRD yang kemudian memanggil pimpinan Bank BCA untuk dipertemukan dengan komunitas tunanetra.

Penulis: BNJ   |   Editor: bnj   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.