Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 14:40 WIB
Stok Hewan Kurban di Jambi Cukup
Erwin Edhi Prasetyo | made | Selasa, 24 November 2009 | 21:52 WIB
|
Share:

JAMBI, KOMPAS.com - Menjelang hari raya Idul Adha, stok hewan kurban di Jambi dijamin cukup memenuhi kebutuhan masyarakat. Kebutuhan hewan kurban dipenuhi peternak dari dalam Jambi sendiri. "Berdasarkan pantauan dan pengecekan lapangan kami, stok hewan kurban seja uh ini cukup. Bahkan stok masih berlebih di pedagang," ucap Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jambi Hanif Lubis, Selasa (24/11) di Jambi.

Kepala Dinas Pertanian Peternakan, Perikanan dan Kehutanan Kota Jambi Harlik mengatakan permintaan hewan kurban diperkirakan bakal melonjak H-2 dan H-1 Idul Adha yaitu Rabu-Kamis (25-26/11). Diperkirakan kebutuhkan hewan kurban sebanyak 1.204 ekor terdiri dari sapi 550 ekor, kerbau 14 ekor, kambing dan domba 640 ekor. "Sebanyak 65 persen hewan kurban di datangkan dari luar Kota Jambi, namun masih dari dalam Jambi," kata Harlik.

Dinas Peternakan Provinsi dan Kabupaten/Kota telah menerjunkan tim kesehatan hewan untuk memeriksa hewan-hewan kurban. Berdasarkan pengecekan sampai kemarin, tidak ditemukan penyakit berbahaya yang bisa menular ke manusia seperti anthrax dan penyakit kuku dan mulut. Menurut Harlik, pihaknya telah menerjunkan 6 kelompok dokter hewan untuk memeriksa kesehatan hewan di tujuh titik sentra penjualan hewan kurban. "Tim itu akan terus bertugas sampai hari Idhul Adha. Dalam pemeriksaaan sampai kemarin, tidak ditemukan penyakit berbahaya namun ditemukan penyakit cacingan pada hewan. Kalau cacingan itu biasa," katanya.

Sementara itu harga hewan kurban mulai naik di pasaran mencapai Rp 150 ribu per ekor dari harga normal. Harga sapi Bali berkisar Rp 6,5 juta-9 juta, sedangkan sapi peranakan ongole (PO) Rp 13 juta-14 juta per ekor. Harga kambing dan domba berkisar Rp 200.000-1,5 juta per ekor. Adapun harga kerbau Rp 13 juta-15 juta per ekor.