Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43
Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 43

TRENGGALEK, KOMPAS.com — Sesosok bayi perempuan yang diperkirakan berusia tujuh hari ditemukan tergeletak di teras rumah warga Desa Besuki, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (24/11).
Bayi mungil yang belum diketahui nama dan identitasnya itu diduga sengaja dibuang orangtuanya. Saelan (40), pemilik rumah, mengatakan, dia menemukan bayi itu tidak sengaja sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu dia baru bangun tidur dan siap beraktivitas di pagi hari. Namun, saat dirinya baru membuka pintu depan, matanya langsung tertuju pada seonggok bungkusan kain kelambu warna merah yang ternyata berisi bayi mungil tadi.
"Saya kaget waktu mengetahui isi bungkusan itu adalah bayi," kata Saelan.
Karena takut dan panik, dia lalu mengabarkan hal itu pada keluarga dan tetangga sekitar. Tidak berapa lama kemudian, Saelan melaporkan temuan bayi tersebut ke kantor Polsek Munjungan.
KBO Reskrim Polres Trenggalek Iptu Khairil membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan, jajarannya saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengusut asal-usul si jabang bayi itu.
Namun, hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap pelaku pembuangan bayi itu masih nihil.
"Kami masih terus mencari informasi barangkali ada warga sekitar yang mengetahui ada wanita hamil sebelum (kejadian) ini," kata Khairil.
Kondisi bayi itu sendiri dilaporkan baik-baik saja. Sementara menunggu hasil penyelidikan polisi, bayi yang memiliki bobot 3,6 kg dan panjang sekitar 50 cm itu dirawat di Puskesmas Munjungan.