KOMPAS
Sabtu, 20 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Gubernur Tonton Ujian Tertulis CPNS
Selasa, 24 November 2009 | 08:25 WIB
KOMPAS/LASTI KURNIA
Ribuan pelamar mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang berlangsung dua hari di Hall Basket, Senayan, Sabtu (21/11). Tes tertulis tahap pertama ini diikuti 49.940 pelamar untuk memperebutkan 533 lowongan kerja di lembaga tersebut

MANADO, KOMPAS.com — Gubernur Sulut SH Sarundajang secara simbolis membuka soal tertulis CPNS di Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut), Selasa (24/11).
     
Disaksikan Bupati Minut Sompie Singal serta sejumlah pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Minut, Gubernur menyaksikan selama beberapa saat pelaksanaan tes tertulis penerimaan CPNS itu.
     
Sarundajang mengharapkan peserta tes CPNS di Minut dan sejumlah daerah lainnya untuk tidak melakukan upaya-upaya yang merusak sistem penerimaan sekaligus menghargai usaha dan upaya sendiri.
     
"Diharapkan tidak ada joki, intervensi pejabat, atau menyuap hanya untuk lolos pada tahapan penjaringan," katanya.
     
Sementara itu, Komisi I DPRD Sulut melakukan pengawasan langsung pelaksanaan seleksi CPNS di Pemprov Sulut dengan melihat dari dekat pelaksanaan tes. Lokasi yang dikunjungi Komisi I DPRD Sulut di antaranya Ruang Mapalus dan Huyula Kantor Gubernur, ruang Hall A dan B KONI Sulut, serta Gedung Pingkan Matindas.
     
Ketua Komisi I DPRD Sulut John Dumais mengemukakan, pengawasan dilakukan lembaga wakil rakyat ini sebagai pelaksanaan fungsi kontrol. "Kalau ada intervensi pejabat atau menerima aksi suap, sebaiknya lapor ke DPRD untuk diproses atau dilanjutkan kepada kepolisian," katanya.

Penulis: ABI   |   Editor: Abi   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.