Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 03:36 WIB
Petugas yang Tewas Itu Dapat Asuransi Rp 50 Juta
| lou | Selasa, 24 November 2009 | 00:56 WIB
|
Share:

TASIKMALAYA, Kompas.com - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Phanny Tanjung mengatakan, Samuel Souhoka (59), petugas Speedy Tour de Indonesia yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Subang Minggu (22/11), mendapat asuransi sebesar Rp 50 juta.

"Kejadian yang menimpa Samuel tidak terduga sebelumnya. Namun tim panitia Speedy Tour de Indonesia sudah mengantisipasi sebelumnya dengan mengasuransikan semua  rombongan yang ikut perjalanan balap sepeda jalan raya itu," ujar Phanny di Tasikmalaya, Senin (23/11).

Keputusan mengasuransikan semua rombongan, menurut Phanny, setelah pihaknya belajar banyak dari pengalaman pada event serupa 2003 lalu.

Ketika pebalap Jabar Yana Suryana mengalami kecelakaan di Kecamatan Cilengi, Kabupateng Bandung dan meninggal dunia. Saat itu semua rombongan belum diasuransikan dan semua menjadi tanggung jawab panitia.

Karena sudah bekerja sama dengan perusahaan asuransi, panitia tidak lagi mengalami kesulitan mengurus semua kendala yang dihadapi di lapangan.

Asuransi Samuel Souhoka ditanggung pihak asuransi Rp 50 juta dan akan diserahkan kepada ahli warisnya.

Walau Samuel mendapat uang asuransi, tapi PB ISSI dan PT Telkom menurut Phanny tidak lepas tangan karena semua pengiriman jenasah menuju Surabaya ditanggung secara keseluruhan, termasuk pengurusan asuransi dari Jasa Raharja.

Tabrakan dengan mobil umum

Samuel meninggal dunia di Rumah Sakit Subang, setelah kecelakaan di Kali Jati, Subang. Motor yang dikendarainya tabrakan dengan mobil umum.

Sebagai anggota Marshall yang biasanya mengawal para pebalap nasional yang akan tampil dalam lomba balap sepeda jalan raya, Jawa-Bali, Samuel mengendarai motor dari Jakarta menuju Lembang, Bandung.

Ketua Koordinator Keamanan Speedy Tour d’ Indonesia, Agus Guswara, menuturkan, saat memasuki kawasan Kali Jati, motor yang ditunggangi mencoba melewati mobil yang ada di depannya. Mobil umum dengan arah yang berlawanan menabrak dan  Marshall dari Surabaya itu terpelanting dan mengalami cedera di bagian kepalanya.

Cedera yang dialami cukup parah, Samuel langsung dilarikan ke rumah Sakit Subang oleh rekan-rekan sesama Marshall yang akan bertugas mengawal rombongan balap sepeda. Namun setibanya di rumah sakit nyawanya tidak tertolong lagi untuk menghadap Yang Maha Esa.

Menurut Agus, almarhum  langsung dibawa ke rumah duka di Surabaya. Sementara motor yang dikendarainya akan dikirim ke Surabaya setelah  tim keamanan Speedy Tour d’Indonesia  mengurus semua persyaratan pada pihak ke kepolisian.

Agus mengatakan, Samuel sebenarnya merupakan anggota Marshall senior yang ditugaskan dari Surabaya. Dengan usianya yang menginjak 59 tahun ia memiliki pengalaman yang cukup saat mengawal rombongan balap sepeda.

Namun nasib menentukan lain. Dengan kondisi hujan tampaknya ingin cepat-cepat sampai pada tujuan yaitu tempat penginapan di Hotel Lembang, Bandung. Hal itu yang membuat kecelakaan tidak dapat dihindarinya ketika motor yang dikendarainya beradu dengan mobil umum di kawasan Subang. 

Sumber :
ANT