Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 18:36 WIB
Warga Daerah Rawan Longsor Mulai Mengungsi
| msh | Minggu, 22 November 2009 | 16:37 WIB
|
Share:

CIANJUR, KOMPAS.com- Puluhan kepala keluarga di beberapa wilayah rawan bencana longsor di Kabupten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (22/11). mulai mengungsikan anggota keluarganya.

Pihak pemerintah pun meminta agar masing-masing camat, mengimbau warganya yang tinggal di daerah rawan bencana untuk wasapada dan segera mengungsi bila hujan turun deras.

Kantor Berita Antara melaporkan, tingginya curah hujan di Cianjur selama satu pekan terakhir sempat menyebabkan longsor, seperti di Kecamatan Sukanagara, Cibinong dan Campaka. Hal tersebut membuat puluhan kepala keluarga di Kecamatan Campaka dan Cibeber, mengungsikan anak dan istrinya ke tempat aman. Pasalnya, setiap hujan turun deras ditakutkan longsor terjadi, mengingat tahun lalu longsor sempat menelan harta benda dan 13 orang meninggal dunia tertimbun longsor di dua kecamatan itu.

"Kami telah mengungsikan anak-anak dan istri ke rumah saudara yang aman dari bencana," kata Usep (37) warga Desa Cibokor, Kecamatan Campaka. 

Hal yang sama dilakukan puluhan kepala keluarga di Kecamatan Sindangbarang dan Cibinong, dimana wilayah ini termasuk daerah rawan bencana banjir dan longsor. Selain mengungsikan anggota keluarganya, warga meninggikan letak barang-barang yang ada di dalam rumah seperti kursi meja dan barang eletronik, agar tidak terjangkau air bah.

"Setiap tahunnya dapat dipastikan kampung kami ini diterjang air bah. Selain mengungsikan anggota keluarga kami mangamankan barang-barang," kata Gunawan warga Desa Bojong Koneng, Sindangbarang.

Sekda Kabupaten Cianjur Masakana Sumitra membenarkan himbauan waspada bagi warga di daerah rawan bencana itu, telah dilakukan Pemkab Cianjur, melalui camat. "Kami telah meminta agar para camat yang wilayahnya rawan bencana, menghimbau warga agar wasapada dan segera melaporkan jika terjadi bencana," katanya.

Ia menambahkan, selain segera melaporkan, jika terjadi bencana, pihaknyapun menghimbau agar nyawa yang diselamatkan terlebih dahulu dengan cara mengungsikan ke tempat aman.

Sumber :
ANT